Mataram - Dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Dukcapil 2024 yang diselenggarakan di Lombok Raya Hotel, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menegaskan pentingnya peran data kependudukan dalam mendukung keberhasilan Asta Cita. Yakni, delapan misi besar yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Bima Arya menyoroti bahwa Asta Cita, dengan berbagai program strategisnya, sangat membutuhkan dukungan data kependudukan yang akurat dan terintegrasi. “Program-program seperti makan bergizi gratis dan perumahan untuk rakyat tidak mungkin terlaksana secara efektif tanpa data yang lengkap dan valid dari Dukcapil,” ujarnya pada Senin (4/11/2024).
Ia menekankan, peran Dukcapil lebih dari sekadar mencatat data, Dukcapil harus mampu menjamin pemanfaatan data yang optimal dalam setiap kebijakan pemerintah.
Sejalan dengan visi tersebut, Bima Arya mengingatkan pentingnya sinkronisasi data antara Ditjen Dukcapil dan berbagai kementerian serta lembaga terkait. “Kita perlu menyadari betapa krusialnya memiliki data yang solid untuk mendukung agenda besar bangsa ini,” ungkapnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kualitas SDM dan infrastruktur di jajaran Dukcapil juga harus terus ditingkatkan.
Bima Arya menyebutkan bahwa Kemendagri aktif memilih Kepala Dinas Dukcapil dengan kualifikasi tinggi, namun peningkatan kompetensi teknologi informasi juga harus menyentuh seluruh tim di bawahnya agar pelayanan publik bisa semakin efektif dan efisien.
Lebih lanjut, Bima Arya menyoroti pula pentingnya pelayanan yang memudahkan dan menyenangkan bagi masyarakat, mulai dari perilaku petugas hingga sarana yang memadai. “Kami ingin memastikan layanan digital ini, selain memudahkan, pada akhirnya dapat membawa kebahagiaan bagi masyarakat,” tambahnya.
Tak lupa Bima Arya menyampaikan harapannya agar Pemerintah Daerah (Pemda) memiliki komitmen kuat dalam mendukung alokasi anggaran yang cukup bagi urusan Dukcapil, sembari memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang telah mengalokasikan anggaran lebih tinggi dari rata-rata demi meningkatkan pelayanan.
Seiring senada dengan Wamendagri, Plh. Dirjen Dukcapil, Handayani Ningrum, turut menegaskan bahwa transformasi data kependudukan harus menjadi prioritas nasional. “Kita di sini tidak hanya berbicara soal data, tetapi tentang bagaimana Dukcapil berperan dalam setiap kebijakan besar negara. Dukcapil adalah penjaga pintu data untuk kesuksesan program-program strategis nasional,” jelas Handayani.
Dalam penutupan, Handayani Ningrum, kembali menggarisbawahi bahwa komitmen ini menjadi langkah konkret Dukcapil se-Indonesia dalam mendukung terwujudnya Asta Cita. “Mari kita bersama menjadikan Dukcapil lebih dari sekadar pelaksana administratif, tetapi sebagai pendorong transformasi yang nyata bagi kesejahteraan bangsa,” pungkasnya. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar