Jakarta — Jajaran Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri memastikan layanan administrasi kependudukan tetap berjalan optimal selama bulan Ramadan 1447 Hijriyah. Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi, meminta seluruh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten/kota melakukan penyesuaian jam operasional tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Teguh menegaskan, pelayanan administrasi kependudukan merupakan layanan dasar yang harus tetap hadir di tengah masyarakat, termasuk selama bulan suci Ramadan.
“Saya meminta seluruh jajaran Disdukcapil kabupaten dan kota tetap membuka layanan administrasi kependudukan, baik secara offline di kantor maupun melalui layanan online. Penyesuaian jam kerja ASN selama Ramadan harus diikuti dengan penyesuaian jam pelayanan yang lebih awal, namun kualitas layanan tidak boleh menurun,” ujar Teguh.
Menurutnya, masyarakat tetap membutuhkan layanan seperti perekaman dan pencetakan KTP-el, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), penerbitan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, serta dokumen kependudukan lainnya untuk berbagai keperluan.
“Dokumen kependudukan adalah hak dasar warga negara. Jangan sampai ada masyarakat yang tertunda mengurus KTP-el, KK, akta kelahiran, atau dokumen lainnya hanya karena perubahan jam kerja. Layanan harus tetap optimal, cepat, dan responsif,” tegasnya.
Penyesuaian Jam Operasional
Berdasarkan tren penyesuaian tahun 2025/2026, jam pelayanan Disdukcapil selama Ramadan umumnya dimulai lebih awal, yakni Senin–Kamis: pukul 08.00 WIB hingga 14.00 atau 15.00 WIB.
Untuk hari Jumat: pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB atau 13.00 WIB, dengan waktu istirahat dan salat Jumat yang lebih panjang.
Sabtu/Akhir Pekan: di sejumlah daerah tetap dibuka layanan khusus dengan jam terbatas.
Sebagai contoh, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukoharjo tetap menghadirkan layanan “Sabtu Ceria” selama Ramadan dengan jam pelayanan terbatas, misalnya pukul 08.00–11.30 WIB.
Teguh menekankan agar setiap daerah menginformasikan secara terbuka jadwal layanan terbaru melalui media sosial dan situs resmi masing-masing.
Program Jemput Bola dan Digitalisasi Perlinsos
Selain layanan reguler di kantor, Ditjen Dukcapil juga mendorong pelaksanaan program jemput bola atau “Ramadan On The Spot”. Program ini menyasar perekaman KTP-el di lokasi tertentu, termasuk bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan lanjut usia.
“Kami minta daerah tetap kreatif menghadirkan layanan jemput bola, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan akses. Justru di bulan Ramadan, semangat melayani harus semakin kuat,” kata Teguh.
Pada momentum Ramadan ini, Teguh juga mengimbau percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), terutama di 40 kabupaten/kota yang menjadi lokasi piloting digitalisasi program perlindungan sosial (Perlinsos).
Menurutnya, aktivasi IKD sangat penting untuk memastikan ketepatan sasaran dan integrasi data dalam penyaluran bantuan sosial berbasis digital.
“Saya minta daerah, khususnya 40 kabupaten/kota lokasi piloting digitalisasi Perlinsos, agar mempercepat aktivasi IKD. Ini menjadi kunci dalam memperkuat validitas data penerima manfaat dan mendukung transformasi layanan perlindungan sosial yang lebih akurat dan transparan,” tegas Teguh.
Ia menambahkan, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk mengintensifkan sosialisasi dan aktivasi IKD, baik melalui layanan di kantor maupun melalui kegiatan jemput bola.
“Mari kita manfaatkan Ramadan sebagai momentum percepatan transformasi digital kependudukan. Aktivasi IKD harus kita dorong bersama agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan publik dan program perlindungan sosial,” ujarnya.

Layanan Online dan Pengaduan Tetap Aktif
Ditjen Dukcapil juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan online yang disediakan masing-masing daerah guna menghindari antrean fisik. Di DKI Jakarta misalnya, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Alpukat Betawi untuk berbagai pengurusan dokumen kependudukan.
Selain itu, layanan Dukcapil yang tetap aktif selama Ramadan melalui:
Live Chat layanan Dukcapil di website (pojok kanan bawah) dukcapil.kemendagri.go.id
Untuk kanal lainnya aktif seperti biasa:
Call/Telepon: 168
SMS: 08118781168
X: Inbox@dukcapil168
FB: Inbox@dukcapil168
kemendagri.lapor.go.id
callcenter@dukcapil.kemendagri.go.id
Teguh menegaskan, pihaknya akan terus memantau pelaksanaan layanan di seluruh daerah agar tetap berjalan prima.
“Ramadan bukan menjadi alasan untuk menurunkan standar layanan, tetapi justru momentum untuk meningkatkan integritas, percepatan digitalisasi, dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” pungkas Teguh.
Masyarakat disarankan untuk memantau informasi resmi dari Disdukcapil kabupaten/kota atau provinsi masing-masing karena rincian jam operasional dapat berbeda di setiap daerah. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar