Jakarta — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan pengajian untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Acara berlangsung khidmat di Aula Gedung C lantai 4, Kantor Ditjen Bina Pemdes dan Ditjen Dukcapil, Jl. Raya KH Guru Amin KM 19, Pejaten Barat, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DWP Ditjen Dukcapil, Ibu Ika Teguh Setyabudi, Wakil Ketua Ibu Mery Hani Rustam, para istri pejabat tinggi pratama, pengurus, serta kaum perempuan ASN serta PPPK anggota DWP di lingkungan Ditjen Dukcapil Kemendagri.
Acara taklim di lingkup DWP Ditjen Dukcapil ini pun menghadirkan penceramah Ustadzah Hj. Lulung Mumtazah yang membawakan tausiah bertema “Apakah Anda Mau Bahagia?”.
Dalam sambutannya, Ibu Ika Teguh Setyabudi menyampaikan bahwa pengajian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan kesiapan menyambut Ramadan. "Melalui momentum Ramadan ini, mari kita jadikan diri kita sebagai teladan, baik sebagai istri, ibu, maupun anggota masyarakat, dengan menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian sosial," ujar Ibu Ika.
Pada pertemuan kali ini juga sekaligus menjadi momen pelepasan anggota DWP. Ibu Ika Teguh mengucapkan terima kasih kepada sejumlah anggota DWP Ditjen Dukcapil yang memasuki masa purna bakti dan pindah tugas. Mereka adalah Ibu Purwani Widayati selaku anggota Bidang Ekonomi; Lisa Kurnia Sari selaku Wakil Sekretaris 1; Ibu Dewi Fortuna selaku Bendahara; Ibu Anom Abi Prabawa Listyarini selaku Manajer Toko DWP Mart Ditjen Dukcapil; dan Ibu Puji Astuti Setyo Herawati selaku staf pendukung Bidang Sosial dan Budaya.

"Atas dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan Ibu-ibu selama menjadi bagian dari DWP. Semoga segala pengabdian yang telah diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat. Kami doakan semoga sukses, sehat, dan bahagia dalam menjalani tugas serta peran selanjutnya," kata Ibu Ika.
Sementara itu, Wakil Ketua DWP, Ibu Mery Hani Rustam, menambahkan perihal pentingnya kebersamaan dalam keluarga besar Dukcapil. "Kebahagiaan sejati lahir dari hati yang ikhlas dan lingkungan yang penuh kasih. Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian," ungkapnya.
Dalam tausiahnya, Ustadzah Lulung Mumtazah atau akrab disapa Umi Lulung mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan makna kebahagiaan sejati.
"Bahagia bukan sekadar harta atau jabatan, melainkan hati yang dekat dengan Allah, mampu bersyukur, dan sabar menghadapi ujian. Jika kita ingin bahagia, maka perbanyaklah dzikir, syukur, dan amal kebaikan," tutur alumni Pondok Pesantren Daar El Qolam ini penuh hikmah.

Pendakwah yang sering muncul di acara Islam itu Indah (Trans TV), MNCTV, dan iNews TV, serta anggota Komisi Dakwah MUI ini juga menekankan bahwa menyambut Ramadhan harus dengan perasaan bahagia. "Sebab setiap tahun umat Islam berkesempatan bertemu 'Tamu Agung' yakni bulan yang membawa Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan sekaligus momen pertama kali kitab suci Al-Qur'an diturunkan," kata Umi Lulung.
Kedatangan Ramadhan adalah anugerah besar. Umi Lulung pun mengajak hadirin menyambutnya dengan sukacita, karena di dalamnya terdapat kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan meraih ampunan Allah. "Dan di akhir Ramadhan, kebahagiaan itu semakin lengkap karena kita telah lulus ujian kesabaran dan keikhlasan," jelas Ustadzah Lulung.
Pengajian ditutup dengan doa bersama, penuh harapan agar Ramadhan 1447 H menjadi bulan yang membawa keberkahan, kebahagiaan, dan kedamaian bagi seluruh keluarga besar Ditjen Dukcapil.
Semangat kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi bekal untuk terus berkontribusi dalam pelayanan publik yang lebih baik.
"Mari kita songsong Ramadhan dengan hati yang bersih, penuh syukur, dan semangat berbagi. Karena sejatinya, kebahagiaan adalah ketika kita mampu memberi manfaat bagi sesama," demikian pesan inspiratif MC Kenanga menjadi penutup acara. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar