Jakarta – Plh. Dirjen Dukcapil, Handayani Ningrum menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dinas Dukcapil seluruh Indonesia atas kerja keras mereka sepanjang tahun 2024. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Layanan Administrasi Kependudukan Tahun 2024 dan Persiapan Program Prioritas Tahun 2025 yang berlangsung secara daring melalui Zoom, Selasa (31/12/2024).
“Keberhasilan kita di tahun 2024 adalah hasil kerja keras bersama. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Dukcapil di pusat maupun daerah yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memberikan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat,” ujar Handayani.
Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta yang mencatat prestasi gemilang dengan menduduki peringkat pertama nasional di empat indikator utama, yaitu provinsi dengan cakupan perekaman KTP-el tertinggi, provinsi dengan cakupan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) tertinggi, provinsi dengan cakupan Akta Kelahiran usia 0-18 tahun tertinggi, dan provinsi dengan cakupan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi.
Handayani mengungkapkan, hingga akhir 2024, DKI Jakarta berhasil melakukan perekaman KTP-el sebanyak 8.246.078 atau mencapai 100,01 persen. Disusul dengan cakupan kepemilikan KIA sebanyak 2.905.012 atau mencapai 99,05 persen. Cakupan Akta Kelahiran usia 0-18 tahun sebanyak 2.999.176 atau mencapai 99,72 persen. Serta, cakupan aktivasi IKD sebanyak 1.956.641 atau mencapai 23,73 persen.
“DKI Jakarta menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang baik, inovasi, dan kolaborasi tim yang solid, kita dapat mencapai hasil yang luar biasa. Saya harap ini menjadi inspirasi bagi daerah lain,” katanya.
Handayani juga memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah yang masih memiliki capaian rendah. Ia menegaskan bahwa setiap daerah memiliki potensi untuk terus meningkatkan layanan administrasi kependudukan.
“Kepada daerah yang capaian persentasenya belum optimal, saya ingin memberikan motivasi. Jangan menyerah. Kita semua sedang belajar dan berproses. Dengan inovasi, kolaborasi, dan kerja keras, saya yakin tahun depan akan lebih baik,” ucapnya dengan penuh semangat.
Program dan anggaran matang
Dalam evaluasi kinerja tahun 2024, Ditjen Dukcapil mencatat bahwa salah satu tantangan terbesar adalah menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan meningkatkan kesadaran pentingnya dokumen kependudukan. Namun, keberhasilan di berbagai wilayah juga menunjukkan bahwa tantangan ini dapat diatasi dengan strategi yang tepat.
“Kita semua telah bekerja keras, tetapi kita tidak boleh berhenti. Tantangan yang kita hadapi adalah peluang untuk terus berinovasi dan memberikan layanan yang lebih baik,” ujar Handayani.
Menatap tahun 2025, Ditjen Dukcapil fokus pada pengembangan layanan digital, salah satunya melalui perluasan penggunaan IKD. Handayani Ningrum berharap seluruh daerah dapat bersinergi untuk mendukung transformasi ini dengan menghadirkan inovasi yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya penyusunan program dan anggaran yang matang sebagai langkah krusial dalam memastikan kualitas layanan yang lebih baik. “Kita harus memastikan bahwa setiap program dan anggaran yang kita susun mampu mendukung prioritas-prioritas utama. Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, dan efisien sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegasnya.
Di akhir rapat, Handayani mengingatkan seluruh jajaran untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat, termasuk tetap standby dan menugaskan staf untuk piket kantor jika ada masyarakat butuh bantuan pelayanan adminduk pada 1 Januari 2025.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan di kantor, termasuk perangkat SIAK, dokumen layanan Dukcapil, serta memastikan layanan tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat.
“Tahun 2025 adalah peluang besar untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja. Mari kita terus hadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan komitmen demi pelayanan yang membahagiakan masyarakat. Bersama-sama, kita wujudkan Dukcapil Prima untuk mendukung Indonesia Maju,” tutupnya.
Rapat koordinasi dihadiri Sesditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam, Direktur Bina Aparatur Dukcapil Andi Kriarmoni, Direktur IDKD Agus Irawan, dan Plh. Direktur IDKN Mensuseno serta pejabat fungsional ahli madya, fungsional ahli muda dan fungsional ahli pertama di lingkungan Ditjen Dukcapil. Rakor ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Dukcapil untuk mengevaluasi pencapaian, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan strategi matang guna mewujudkan layanan yang lebih baik di tahun mendatang. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar