Jakarta - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen Bina Pemerintahan Desa menyelenggarakan Bazar Ramadan yang menjadi momentum penting bagi Ditjen Dukcapil untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) sekaligus menampilkan kreativitas anggotanya.
Dalam kegiatan yang digelar Kamis (20/3/2025) di Gedung E Ditjen Bina Pemdes, Jakarta Selatan, Ditjen Dukcapil membuka layanan Adminduk dan booth kreatif yang menarik banyak perhatian.
Selama acara berlangsung, sebanyak 111 layanan Adminduk sukses diberikan kepada masyarakat, mencakup penggantian foto KTP-el bagi perempuan berhijab (19 layanan), pencetakan ulang KTP-el yang rusak atau hilang (76 layanan), perekaman KTP-el baru (2 layanan), serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (14 layanan).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Ibu Yane Ardian, Istri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran DWP dalam mendukung program pemerintah, termasuk pelayanan administrasi kependudukan.
Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi, mengapresiasi tidak hanya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan Adminduk, tetapi juga kemeriahan acara yang penuh kreativitas dan kebersamaan.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya mendekatkan layanan adminduk kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ajang yang menginspirasi dan memperkuat kebersamaan melalui kreativitas. Saya sangat mengapresiasi semangat para peserta bazar dan lomba yang menunjukkan potensi luar biasa dalam berbagai bidang,” ujarnya.
Selain menghadirkan booth layanan Adminduk, Ditjen Dukcapil juga membuka booth yang menjual berbagai pernak-pernik kreatif, seperti tas anyaman, dompet kain etnik, hingga aksesori handmade yang dibuat dengan penuh keterampilan oleh anggota DWP Ditjen Dukcapil.

Ketua DWP Ditjen Dukcapil, Ibu Ika Teguh Setyabudi, menyampaikan bahwa partisipasi DWP Ditjen Dukcapil dalam acara ini bukan hanya untuk pelayanan Adminduk, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan anggotanya. “Kami ingin menunjukkan bahwa anggota DWP tidak hanya mendukung tugas kedinasan suami, tetapi juga memiliki kreativitas dan keterampilan yang dapat dikembangkan, seperti dalam pembuatan kerajinan tangan,” tuturnya.
Turut hadir dalam acara ini Ibu Erni Guntarti dan Ibu Merry Hani Syopiar Rustam, yang memberikan dukungan serta apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Mereka juga mengunjungi berbagai booth, termasuk layanan Adminduk Ditjen Dukcapil dan booth kerajinan tangan hasil karya anggota DWP.
Selain terdapat booth-booth yang menarik, Bazar Ramadhan ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba, seperti Lomba Vocal Grup Lagu Islami, Lomba Make Up, dan Lomba Adzan yang menghadirkan peserta berbakat dengan berbagai keahlian.
Dengan total 111 layanan Adminduk yang sukses diberikan, serta berbagai booth dan lomba yang berlangsung meriah, Bazar Ramadan membuktikan bahwa acara ini bukan hanya sekadar kegiatan tahunan, tetapi juga wadah nyata bagi masyarakat untuk mendapatkan kemudahan layanan, menampilkan kreativitas, dan mempererat kebersamaan.
Semangat kebersamaan dan inovasi yang tercipta dalam acara ini menjadi inspirasi bagi Dukcapil untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar