Agam — Upaya percepatan penanganan korban bencana banjir bandang/galodo di Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam terus dilakukan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam bersama Tim Inafis Polres Agam melakukan proses identifikasi jenazah sejak tanggal 29 November 2025.
Kegiatan identifikasi ini menjadi langkah krusial untuk memastikan kejelasan data korban, mempermudah proses pemulasaraan, serta memberikan kepastian bagi keluarga yang tengah menunggu informasi mengenai anggota keluarga mereka yang hilang. Ketelitian dalam setiap proses menjadi prioritas agar seluruh data yang dihimpun akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada Minggu (30/11/2025), proses identifikasi diperkuat dengan hadirnya Tim Forensik dari Polda Riau. Kehadiran tim forensik tersebut memberikan dukungan signifikan melalui teknik identifikasi ilmiah seperti pemeriksaan sidik jari, dental record, hingga analisis forensik lanjutan.
Kepala Disdukcapil Agam Dedi Asmar menyampaikan, “Dalam situasi bencana seperti ini, ketepatan dan kecepatan identifikasi sangat penting. Kehadiran tim Inafis dan dukungan dari Tim Forensik Polda Riau sangat berarti bagi kami dan keluarga korban,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan dengan mengedepankan aspek kemanusiaan dan sensitivitas terhadap keluarga yang berduka.
Sementara itu, pihak Polres Agam menyebutkan bahwa proses identifikasi masih terus berjalan, mengingat kondisi beberapa jenazah memerlukan pemeriksaan lebih mendalam. Mereka memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai standar forensik, serta diawasi secara ketat untuk mencegah kesalahan identifikasi.
Dengan sinergi antarinstansi ini, diharapkan seluruh jenazah korban bencana dapat teridentifikasi dengan tepat sehingga memberikan kepastian bagi keluarga serta memudahkan proses penanganan lanjutan. Pemerintah daerah juga terus mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke posko resmi.
Disdukcapil Agam menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban dan memastikan bahwa seluruh unsur terkait terus bekerja maksimal di lapangan demi percepatan penanganan bencana serta pemulihan pascakejadian.

Sesditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam yang melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat sangat mengapresiasi aksi cepat tanggap dari Disdukcapil Agam, Provinsi Sumatera Barat. "Saya berterima kasih dan sangat mengapresiasi kerja keras jajaran Dukcapil Agam yang sigap membantu proses identifikasi korban bencana," ujar Sesditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam di Kota Padang, Minggu (30/11/2025).
Sesditjen Dukcapil Kemendagri atas arahan Dirjen Dukcapil juga meminta seluruh Dinas Dukcapil se-Sumatera Barat agar segera membuka posko pelayanan dokumen kependudukan bagi masyarakat yang terdampak bencana Galodo. "Saya perintahkan melalui Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Sumbar agar segera mengerahkan petugas Dinas Dukcapil kabupaten/kota se-Sumatera Barat, khususnya yang terdampak bencana Galodo untuk melayani warga yang memerlukan pembuatan atau pergantian dokumen kependudukannya hilang atau rusak akibat bencana ini," tegas Hani. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar