Temanggung - Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi beserta Sesditjen Dukcapil, Hani Syopiar Rustam, memberikan dukungan penuh terhadap inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang digagas Dinas Dukcapil Kabupaten Temanggung.
Dirjen Teguh menegaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk memastikan layanan publik yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan dengan optimal.
Dalam kunjungan kerjanya, Dirjen Teguh memuji program 'Nol Kilometer Nol Rupiah', sebuah pembaruan yang memungkinkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan secara digital dari rumah tanpa perlu datang ke Dinas Dukcapil atau desa.
"Kami sangat mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh Dinas Dukcapil Temanggung. Program 'Nol Kilometer Nol Rupiah' ini adalah contoh transformasi luar biasa dalam mempermudah masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa hambatan jarak maupun biaya. Ini adalah terobosan yang patut menjadi role model di tingkat nasional," ujar Dirjen Teguh, Selasa (25/2/2025).
Dirjen Teguh menandaskan, Ditjen Dukcapil mendukung penuh inisiatif yang diambil oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Temanggung untuk mewujudkan layanan yang mudah diakses oleh masyarakat dari rumah melalui ponsel mereka. "Konsep Nol Kilometer berarti masyarakat bisa mengurus dokumen kependudukan dari rumah. Sedangkan Nol Rupiah menegaskan layanan ini sepenuhnya gratis, tanpa biaya apapun," Teguh menegaskan.
Dukungan ini, lanjut Dirjen Teguh, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempermudah akses layanan publik. "Semangat pembaruan ini sangat kami apresiasi. Ini menunjukkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan bisa lebih mudah, cepat, dan gratis. Temanggung telah membuktikan bahwa layanan yang terintegrasi secara digital dapat meningkatkan kepuasan masyarakat," tambah Teguh.
Dirjen Teguh juga mengapresiasi capaian Kabupaten Temanggung dalam penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). "IKD di Kabupaten Temanggung telah mencapai 30 persen, ini adalah angka yang cukup membanggakan. Saya berharap, layanan yang menjangkau hingga ke pelosok desa dengan jaringan internet, masyarakat akan semakin dimudahkan dalam mengakses dokumen kependudukan," kata Teguh.

Selain memberikan dukungan terhadap layanan digital, Dirjen Dukcapil juga menyerahkan 2.000 blangko KTP-el kepada Dinas Dukcapil Kabupaten Temanggung. Blangko ini diharapkan dapat mempercepat penerbitan KTP-el bagi masyarakat yang selama ini masih menunggu. Penyerahan blangko KTP-el ini disambut baik oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Temanggung.
“Kami berharap Temanggung bisa terus menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pembaruan layanan adminduk. Ditjen Dukcapil siap memberikan dukungan penuh agar dapat diterapkan lebih luas,” tutup Teguh.
Sesditjen Hani Syopiar juga menyampaikan hal senada. Inovasi ini sejalan dengan upaya Ditjen Dukcapil untuk mendorong digitalisasi layanan publik. "Kami di Ditjen Dukcapil sangat mendukung aplikasi yang memanfaatkan teknologi digital, seperti yang dilakukan oleh Dinas Dukcapil Temanggung ini. Kami berharap program ini dapat terus dikembangkan agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan kependudukan," ujar Hani.
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Temanggung, Ngumarudin Bagus Pinuntun, merasa sangat terhormat dengan kunjungan Dirjen sekalgus Sesditjen Dukcapil. "Ini adalah kehormatan besar bagi kami. Meskipun Temanggung adalah kabupaten kecil, capaian kami cukup membanggakan. Kami berada di posisi lima besar di Jawa Tengah dalam hal pencapaian target layanan adminduk. Program 'Nol Kilometer Nol Rupiah' adalah upaya kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ngumarudin.
Ngumarudin menambahkan, program ini memungkinkan warga untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan, seperti KTP-el, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran, langsung dari ponsel mereka. "Dengan adanya dashboard digital, masyarakat bisa mengurus semuanya dari tempat tinggalnya di manapun di wilayah ini. Inilah bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik dan termudah bagi masyarakat," jelas Ngumarudin.
Ngumarudin juga menyampaikan, di Temanggung terdapat setidaknya 15 inovasi dalam pelayanan administrasi kependudukan. Selain 'Nol Kilometer Nol Rupiah', berbagai platform lain terus dikembangkan untuk mempermudah akses layanan bagi masyarakat.
Dengan dukungan dari Ditjen Dukcapil, Ngumarudin mengaku optimistis pelayanan adminduk dan penerapan IKD dapat terus dikembangkan. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar