Jakarta – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Fadhly, mengungkapkan tips dan triknya dalam membangun pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang prima.
Menurutnya, cikal bakal lahirnya pelayanan Adminduk yang prima adalah manajemen internal, baik itu mencakup sistem pelayanan, pembangunan sumber daya manusia, hingga organsasi.
“Keberhasilan itu bukan hanya bagaimana kami melayani seluruh dokumen kependudukan, tapi juga bagaimana menyelesaikan masalah-masalah yang ada di belakangnya, seperti kekompakan tim, profesionalisme, integritas, dsb,” kata Fadhly di acara Dukcapil Belajar yang dilakukan secara daring, Jumat (29/10/2021).
Atas dasar itu, lanjut Fadhly, maka pihaknya mulai membangun tata nilai aparatur Disdukcapil Padang Pariaman dalam suatu tagline berupa Dukcapil ‘CERIA’, akronim dari Cepat, Efisien, Responsif, Inovatif, dan Akuntabel.
“Ini merupakan turunan dari ideologi Dukcapil secara nasional, yakni Dukcapil ‘BISA’ dan Dukcapil membahagiakan masyarakat. Nilai-nilai tersebut lah yang memotiviasi kami untuk bekerja maksimal,” kata Fadhly.
Tata nilai tersebut, lantas diinternalisasikan kepada seluruh aparatur Disdukcapil Padang Pariaman tanpa pandang jabatan dan berkelanjutan.
“Kami bahkan memiliki Komite Etika yang dikepalai Sekretaris Dinas untuk selalu melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja aparatur. Aparatur yang berprestasi kami beri hadiah, sedangkan yang bermasalah kami berikan punishment,” ungkap Fadhly.
Pihaknya bahkan tidak segan untuk membuka diri terhadap masukan masyarakat dan stakeholder lainnya. Keterbukaan terhadap pihak luar, menurut Fadhly, terbukti memudahkan identifikasi masalah.
“Saat membuka diri terhadap pihak luar, ternyata banyak hal yang kami kira sudah baik, namun ternyata dinilai buruk oleh masyarakat,” katanya.
Dengan adanya keterbukaan terhadap masukan masyarakat, juga internalisasi tata nilai yang demikian masif, maka tidak mengejutkan muncul berbagai inovasi menarik yang semakin memudahkan warga Padang Pariaman dalam mengakses berbagai kebutuhan dokumen kependudukan.
“Kami memiliki layanan online berbasis aplikasi dan website yang bernama Nagita. Aplikasi ini tidak hanya membuat masyarakat dapat mengurus berbagai kebutuhan dokumen di rumah saja, tapi juga membuat masyarakat dan melakukan tracking sudah sampai mana permohonannya diproses,” kata Fadhly.
“Kami juga memiliki social media specialist yang berfungsi sebagai operator untuk menjawab keluhan-keluhan masyarakat yang masuk secara daring,” tambahnya.
Sekedar informasi saja, Disdukcapil Padang Pariaman merupakan Disdukcapil yang subur prestasi. Disdukcapil Padang Pariaman tidak jarang diganjar penghargaan baik oleh lembaga pusat maupun daerah.
Baru-baru ini, Disdukcapil Padang Pariaman mendapat penghargaan sebagai Disdukcapil kategori kabupaten yang memiliki kinerja dan kualitas pelayanan terbaik di Provinsi Sumatera Barat. Penilaian dilakukan oleh Pemprov Sumatera Barat dengan melibatkan lembaga-lembaga independen.***Dukcapil
Komentar
Komentar di nonaktifkan.