Jakarta - Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melakukan aksi jemput bola mengunjungi warga terdampak banjir di beberapa wilayah. Kunjungan pertama dilakukan Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh ke Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, Sabtu (04/01/2020) untuk mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir.
"Hari ini saya bersama teman-teman Dinas Dukcapil DKI memberikan penggantian dokumen kependudukan hasil pendataan tanggal 2 dan tanggal 3 (Januari)," kata Zudan.
Dokumen kependudukan tersebut, yakni KTP-el, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga Akta Kematian yang diberikan secara gratis untuk mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir. Adapun dokumen Adminduk yang dicetak ulang berdasarkan permohonan warga melalui kelurahan dari tanggal 2-3 Januari 2020 sebanyak 9 KK, 8 KTP, 5 KIA dan 6 akte lahir. Sedangkan untuk Kartu Keluarga yang dicetak karena banjir di Kelurahan Gaga sebanyak 102 lembar KK.
"Hari ini kita bagi Kartu Keluarga, kemudian Akta Kematian, KTP-el, dan Akta Kelahiran yang hilang atau rusak kemarin. Nah semuanya dibagikan gratis tanpa dipungut biaya," tambahnya.
Ia juga menambahkan, penggantian dokumen kependudukan tersebut diberikan tanpa prosedur yang menyulitkan masyarakat, termasuk tanpa surat pengantar RT/RW.
"Kepada masyarakat diberikan kemudahan prosedurnya, tidak perlu membawa pengantar RT/RW, tidak perlu pengantar kepolisian, dokumen yang hilang dan rusak langsung kami ganti, bisa perorangan maupun kolektif melalui RT/RW masing-masing," ujarnya.
Selain ke Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, Dirjen Dukcapil dan jajarannya melanjutkan kunjungan ke Kantor Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Di sini, Prof. Zudan secara simbolis menyerahkan dokumen kependudukan berupa KTP, KK, akta lahir dan akta kematian kepada perwakilan kepala keluarga yang terdampak banjir.
Dirjen Dukcapil dan rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Di kawasan yang berada di belakang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Dirjen Zudan Arif Fakrulloh didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Banten Hj. Nina Ma'ani mengunjungi pengungsi banjir sekaligus menyerahkan dokumen kependudukan berupa KTP-el, KK, akta lahir dan akta kematian secara simbolis kepada perwakilan pengungsi. Saat ini sudah masuk lebih dari 300 permohonan penggantian KK pengungsi banjir.
Kunjungan Dirjen Dukcapil dan rombongan berakhir Kota Bekasi untuk menjemput bola ke Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria. Di sini sudah berkumpul pengungsi banjir yang berasal dari kelurahan setempat juga mereka yang berasal dari Kelurahan Kayuringin Kecamatan Bekasi Selatan dan Kelurahan Jatirasa Kecamata Jatiasih.
Tak kurang pada kesempatan itu diserahkan dokumen kependudukan pengganti yang hilang atau rusak kebanjiran, selengkapnya berupa 69 keping KTP-el, 67 lembar KK, dan 14 lembar akta kelahiran.
Program Dukcapil PEDULI (Penggantian Dokumen Hilang) dilakukan melalui: Warga melapor ke kelurahan, kelurahan melaporkan melalui web yang disediakan, Dukcapil memproses dokumen berdasarkan data base yang tersedia, Dukcapil menyalurkan ke kelurahan terdampak bencana banjir.
Pelayanan Keliling di daerah terdampak bencana banjir, yang dilaksanakan berdasarkan permintaan kelurahan/kecamatan. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.