Jakarta - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) tak henti-hentinya menorehkan inovasi. Yang terbaru "D’SIGN: Digital Signature Dukcapil" berhasil meraih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2021 setelah sebelumnya lolos TOP 99 KIPP atau Sinovik dari Kementerian PAN-RB, Kamis (29/7/2021).
Menurut Kepala Bagian Perencanaan pada Ditjen Dukcapil Kemendagri, Adel Trilius, penerapan D’SIGN terbukti jitu dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan Administrasi kependudukan (Adminduk).
"Berkat tanda tangan elektronik (TTE), terbukti membuat proses penerbitan dokumen kependudukan bebas kendala ruang dan waktu. Meski kepala dinas Dukcapil sedang tidak berada di kantor, dengan TTE pejabat penerbit dokumen kependudukan setempat itu bisa menandatangani dokumen dari manapun. Bahkan dengan layanan online masyarakat menerima dokumen kependudukan dengan file PDF yang langsung dikirim melalui surel atau WA langsung ke ponselnya. Dengan file PDF tersebut pemohon bisa mencetak sendiri dengan kertas HVS biasa. Ini bisa mempersempit peluang terjadinya pungli," kata Adel.
Menurut Adel, berkat TTE pula Ditjen Dukcapil menciptakan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Bebas Melayani (WBBM), karena layanan adminduk berlangsung secara online sehingga mengurangi layanan offline atau tatap muka.
Dukcapil, sambung Adel, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan Adminduk untuk mencapai sasaran Reformasi Birokrasi, yaitu birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berkinerja tinggi; birokrasi yang efektif dan efisien; dan birokrasi yang mempunyai pelayanan publik yang berkualitas. Hal ini sesuai Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pedoman Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM.
Penghargaan TOP 45 KIPP 2021 untuk D'SIGN bukan yang pertama sebagai upaya Dukcapil menerapkan ZI. Sebelumnya 14 unit kerja di Dukcapil pusat dan daerah mendapat Anugerah Zona Integritas dari Kementerian PAN-RB akhir tahun 2020.
"Tentunya komitmen yang tinggi ini terus ditingkatkan oleh Ditjen Dukcapil dan diharapkan bisa memicu K/L lain menciptakan inovasi dalam menerapkan ZI menuju WBK dan WBBM," kata Adel. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.