Jakarta — Pelantikan pejabat pengawas di lingkungan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri pada Selasa (30/6/2026), menjadi momentum konsolidasi dan akselerasi kinerja. Di balik prosesi tersebut, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengirimkan pesan kuat kepada seluruh jajarannya, bahwa memasuki Semester II Tahun 2026, setiap aparatur dituntut bekerja lebih cepat, lebih akuntabel, dan menjaga integritas di tengah semakin strategisnya peran Dukcapil dalam pelayanan publik.
Dalam kesempatan itu, Teguh melantik Nadia Azira Farenika, sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha pada Direktorat Integrasi Data Kependudukan Daerah. Ia juga menyerahkan Surat Tugas kepada Intan Pratiwi, sebagai Ketua Tim Kerja Pengendalian Kinerja dan Anggaran pada Bagian Perencanaan Setditjen Dukcapil.
"Kedua penugasan tersebut merupakan bagian dari kebutuhan organisasi, sekaligus upaya memastikan roda pemerintahan berjalan optimal, melalui pengisian jabatan yang dilakukan secara objektif dan sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Dirjen Teguh.

Ia menegaskan, setiap penempatan pejabat didasarkan pada kompetensi dan kebutuhan organisasi, bukan pertimbangan pribadi. Ia berharap pejabat yang mendapat amanah baru, mampu menunjukkan kinerja terbaik serta membangun budaya kerja yang saling mendukung. "Keberhasilan organisasi tidak dibangun oleh individu semata, tetapi oleh kolaborasi seluruh tim," pesannya di hadapan para pejabat dan pegawai Ditjen Dukcapil.
Lebih jauh, Dirjen Dukcapil mengingatkan bahwa mulai 1 Juli 2026, seluruh unit kerja memasuki fase penting dalam pelaksanaan program dan anggaran. "Saya minta seluruh jajaran mempercepat realisasi kegiatan tanpa mengabaikan kualitas, ketepatan administrasi, dan kepatuhan terhadap regulasi."
Dalam pandangan Teguh, keberhasilan bukan hanya diukur dari tingginya serapan anggaran, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat serta minimnya persoalan hukum di kemudian hari.

Menurut Teguh, meningkatnya peran Dukcapil sebagai penyedia data kependudukan nasional membuat institusinya berada dalam sorotan publik. Karena itu, seluruh pegawai dituntut menjaga profesionalisme, kehati-hatian, dan integritas dalam setiap keputusan yang diambil. "Setiap kebijakan, maupun layanan yang diberikan benar-benar sesuai ketentuan sehingga mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Dukcapil," kata Dirjen Dukcapil ke-6 ini.
Menutup arahannya, Teguh mengajak seluruh jajaran menjadikan pelantikan ini sebagai momentum memperkuat semangat pengabdian dan pelayanan. Ia optimistis, dengan kerja sama yang solid, disiplin, dan integritas yang terjaga, Ditjen Dukcapil mampu menuntaskan target kinerja tahun 2026 sekaligus memperkokoh fondasi transformasi pelayanan administrasi kependudukan yang semakin modern, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar