Jakarta — Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Cita Loka Fest 2026 yang dinilainya memberi dampak nyata bagi daerah. Hal tersebut disampaikan Teguh dalam sesi doorstop interview usai menjadi narasumber pada agenda CitalokaFest di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Menurut Teguh, forum seperti ini memiliki peran strategis dalam mengangkat persoalan riil di daerah, sekaligus menghadirkan solusi dan inovasi yang dapat direplikasi oleh wilayah lain. Dalam pandangannya, banyak inovasi daerah yang sebenarnya berhasil, namun belum mendapatkan eksposur yang memadai. “Acara ini mampu mengungkit persoalan faktual di daerah. Yang terpenting, berbagai inovasi yang terbukti berhasil dapat menjadi role model dan ditiru oleh daerah lain untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Teguh menegaskan, Kementerian Dalam Negeri terus menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan kepada pemerintah daerah melalui berbagai Direktorat Jenderal sesuai tugas dan kewenangannya. Dukungan tersebut mencakup penguatan inovasi daerah, pembangunan wilayah, hingga peningkatan kualitas layanan publik.

Secara khusus, Teguh menyebutkan, Ditjen Dukcapil juga melakukan pendampingan agar pelayanan administrasi kependudukan di level provinsi dan kabupaten/kota berjalan prima, cepat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. “Kami di Kemendagri menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Karena itu, pembinaan dan pendampingan akan terus dilakukan secara intensif agar program pembangunan di daerah berjalan optimal,” kata Teguh.
Dalam kesempatan itu, Teguh juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Menurutnya, ASN maupun non-ASN memiliki peran vital sebagai motor penggerak pembangunan. “Peningkatan kapasitas SDM harus menjadi perhatian bersama agar pembangunan dapat berlangsung berkelanjutan,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Teguh mengajak seluruh pihak mendukung penguatan data dan inovasi daerah. Ia optimistis kolaborasi antara pemerintah, media, dan pemangku kepentingan lainnya akan mempercepat lahirnya terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Ketika inovasi daerah dapat diketahui, dipelajari, dan direplikasi secara luas, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh satu wilayah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pembangunan nasional yang lebih inklusif, efektif, dan berkelanjutan,” pungkasnya. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar