Tapanuli Utara — Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menurunkan tim pusat ke lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Kamis (11/12/2025) hingga Senin (15/12/2025).
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi memimpin langsung rombongan sebanyak 14 personel, didampingi Koordinator Tim sekaligus Direktur PIAK Brigjen (Pol) M. Nuh Al Azhar, serta Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah, Agus Irawan.
Tim ini terbagi dalam tiga daerah penugasan, yakni Kabupaten Tapanuli Tengah (4 personel), Kabupaten Tapanuli Utara (4 personel), dan Kota Sibolga (4 personel).
Koordinasi di Posko Darurat
Setibanya di Bandara Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (11/12/2025), rombongan Dirjen Teguh bersama Direktur Nuh langsung menuju Kantor Bupati Tapanuli Utara. Mereka disambut Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat di ruang Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati JTP Hutabarat memaparkan kondisi terkini dampak banjir bandang yang melanda Tapanuli Utara dan sekitarnya, termasuk Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. “Bencana ini menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, jembatan putus, listrik padam, rumah warga hanyut, serta kerugian ekonomi besar. Bahkan satwa langka Orangutan Tapanuli ikut terancam akibat rusaknya ekosistem hutan di hulu,” jelasnya.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan bahwa kehadiran tim pusat adalah bentuk nyata negara hadir di tengah masyarakat. “Identitas adalah hak dasar warga negara. Dalam kondisi darurat sekalipun, Dukcapil memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan agar masyarakat tidak kehilangan haknya,” ujarnya.
Koordinator Tim, Brigjen (Pol) M. Nuh Al Azhar, menambahkan bahwa pelayanan jemput bola akan segera digelar di titik-titik terdampak. “Kami membawa peralatan lengkap, yakni 14 outer atau 28 ribu keping blanko KTP-el, unit mobile enrollment, Starlink, portable solar panel, power station, hingga ribbon dan film untuk pencetakan dokumen. Semua ini untuk memastikan layanan tidak terhenti meski infrastruktur rusak,” katanya.

Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah, Agus Irawan, menekankan pentingnya koordinasi pusat-daerah. “Kami bekerja bersama Disdukcapil setempat agar penerbitan dokumen kependudukan berjalan cepat. Dukungan teknologi seperti Starlink akan memperlancar akses data meski jaringan komunikasi terganggu,” ungkapnya.
Apresiasi Pemda Taput
Bupati JTP Hutabarat menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat. “Kami berterima kasih atas kehadiran Dirjen Dukcapil dan tim pusat. Kehadiran ini bukan hanya membantu warga mendapatkan dokumen kependudukan, tetapi juga memperkuat identifikasi korban bencana. Dukcapil Taput bersama tim Inafis Polda akan memanfaatkan data biometrik untuk memastikan identitas jenazah korban segera diketahui,” ujarnya.
Dengan dukungan sarana teknologi, koordinasi lintas instansi, serta semangat pelayanan jemput bola, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara optimistis pemulihan layanan administrasi kependudukan pascabencana dapat segera terwujud. Kehadiran Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi bersama tim pusat menjadi bukti bahwa negara hadir, memastikan hak dasar warga tetap terjamin bahkan di tengah bencana. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar