Jakarta - Sebagai resolusi tahun baru, segenap jajaran Dukcapil dimintakan agar mempersiapkan kinerja yang lebih baik dari tahun sebelumnya di tahun 2020.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Zudan Arif Fakrulloh meminta jajarannya, minimal targetnya mempertahankan kinerja dan pencapaian terbaik di tahun sebelumnya.
Selama lima tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Prof. Zudan, Ditjen Dukcapil sudah menerima tak kurang dari 16 penghargaan dari dalam dan luar negeri. Tahun lalu di 2019, Dukcapil tak kurang memperoleh 5 penghargaan.
"Saya berterima kasih banyak kepada teman-teman semua, ini yang membuat Kemendagri berbangga hati karena Dukcapil lah yang menyumbangkan penghargaan terbanyak. Belum pernah selama ini Kemendagri meraih penghargaan dari kantor Kementerian PANRB itu Top Inovasi 99 apalagi Top 45," kata Zudan di hadapan para eselon 2-3 dan 4 serta ratusan pegawai Dukcapil dalam pidato refleksi akhir tahun sekaligus pelepasan pegawai Dukcapil yang memasuki masa purna bhakti di kantor pusat Dukcapil, Gedung C lantai 4, Jakarta, Selasa (31/12/2019).
Menurut Zudan, penghargaan itu sebagai wujud bahwa masyarakat menerima kinerja aparatur sipil Dukcapil.
"Dukcapil meraih penghargaan internasional berkat inovasi Direktorat Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (Dit. PIAK) dan Direktorat Pencatatan Sipil (Dit. Capil). Penghargaan Esri Internasional untuk pemenang pertama Map Gallery dengan GIS Internasional dari Dit. PIAK. Kemudian Kandhaga Award dari Plan Internasional untuk pemberian Akta Kelahiran di seluruh Indonesia yang non diskriminatif dari Dit. Capil," jelas Zudan.
Kemudian penghargaan Inovasi Top 99 dari KemenPAN-RB untuk inovasi Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SUPERTAJAM) dalam percepatan akta kelahiran. Supertajam merupakan inovasi dari Dit. Capil, yang sekaligus dalam satu gebrakan meraih penghargaan inovasi Top 45 dari KemenPAN-RB.
Selanjutnya penghargaan Top 99 untuk Inovasi Pemanfaatan Data Kependudukan dalam pelayanan publik (SIJUWITA) dari KemenPAN-RB. SiJuwita merupakan inovasi dari Direktorat FPD2K (Fasilitasi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan).
Untuk itu di tahun 2020 Zudan mengingatkan agar jajaran Dukcapil ikut serta lagi dalam berbagai event yang terkait dengan inovasi. "Tolong dipersiapkan. Yang dulu belum tembus Top 99 atau Top 45 ikut lagi dengan sejumlah perbaikan. Dukcapil sekarang masih punya banyak lagi inovasi yang bisa diikutkan dalam berbagai event lomba, saya dukung penuh," kata Zudan.
Dukungan bahkan diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. Menurut Zudan, Mendagri dalam pesan WA nya menyatakan mendukung penuh semua kreativitas jajaran Dukcapil sepanjang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Jadi Pak Mendagri membuka peluang bagi kita ntuk terus berkarya dan berkreasi. Tahun 2021, anjungan Dukcapil mandiri atau ADM itu sudah bisa diikutkan dalam berbagai lomba inovasi. Kalau mau dicoba di 2020 juga silakan," katanya. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.