Medan — Riuh semarak Livin’Fest Mandiri 2025 menggema di jantung Kota Medan, tepatnya di Regale International Convention Centre, Jalan H. Adam Malik.
Selama empat hari berturut-turut, dari tanggal 23 hingga 26 Oktober, festival ini bukan hanya menghadirkan hiburan dan edukasi finansial, tetapi juga pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di tengah gemerlap panggung dan booth interaktif, satu sudut mencuri perhatian: booth layanan administrasi kependudukan dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri bersama Dinas Dukcapil se-Sumatera Utara.
Tim Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) hadir dengan semangat melayani, membawa beragam layanan dokumen kependudukan langsung ke tengah masyarakat.
Mulai dari perekaman dan pencetakan KTP-el, penggantian foto, cetak ulang karena rusak atau hilang, hingga cetak akta lahir dan Kartu Identitas Anak (KIA), semuanya tersedia di satu titik layanan. Tak ketinggalan, sosialisasi dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi bagian penting dari transformasi digital yang terus digalakkan Ditjen Dukcapil.
Berikut rekap layanan selama empat hari pelaksanaan Livin'Fest di Medan:
1. Kamis, 23 Oktober 2025
* Aktivasi IKD = 29 orang
* Cetak Ulang KTP-el (Rusak/Hilang/ganti foto)= 68 orang
* Cetak Akta Lahir = 16 orang
Jumlah Pelayanan Hari ke-1 = 113 Layanan
2. Jumat, 24 Oktober 2025
* Aktivasi IKD = 118 orang
* Cetak Ulang KTP-el (Rusak/Hilang/ganti foto)= 133 orang
* Rekam = 5
* Cetak Akta Lahir WNI = 26
* KIA = 17
Jumlah Pelayanan Hari ke-2 = 299 Layanan
3. Sabtu, 25 Oktober 2025
* Aktivasi IKD = 49 orang
* Cetak Ulang KTP-el (Rusak/Hilang/ganti foto)= 137 orang
* Rekam = 2
*Cetak Akta Lahir WNI = 43
* Cetak KIA = 4
Jumlah Pelayanan Hari ke-3 = 235 Layanan
4. Minggu, 26 Oktober 2025
* Aktivasi IKD = 8 orang
* Cetak Ulang KTP-el (Rusak/Hilang/ganti foto)= 111 orang
* Cetak Akta Lahir WNI = 33
* Cetak KIA = 29
Jumlah Pelayanan Hari ke-4 = 181 Layanan
Total Pelayanan hari ke 1 s.d 4 sebanyak = 828 Layanan
Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional (IDKN) Ditjen Dukcapil, Handayani Ningrum, menyampaikan bahwa kehadiran Dukcapil di Livin’Fest bukan sekadar pelengkap acara, melainkan bagian dari strategi pelayanan publik yang menjangkau langsung masyarakat. “Kami ingin membuktikan bahwa pelayanan Adminduk bisa hadir di mana saja—mall, festival, bahkan panggung hiburan. Yang penting, masyarakat terlayani, sadar haknya, dan siap menyambut era digital,” ujar Nuh dengan semangat.

Antusiasme warga Medan tak terbendung. Sejak hari pertama, antrean di booth Dukcapil tak pernah sepi. Banyak warga yang datang untuk memperbarui dokumen, mencetak ulang KTP yang rusak, atau sekadar penasaran dengan fitur IKD yang kini bisa diakses lewat gawai.
Livin’Fest Mandiri Medan menjadi bukti bahwa pelayanan publik bisa tampil atraktif, inklusif, dan berdampak nyata. Dukcapil akan terus melanjutkan langkah ini ke kota-kota berikutnya, membawa semangat “Dukcapil Bisa!” ke seluruh penjuru negeri. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar