Yogyakarta — Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 bakal kembali digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Area Sekitar Benteng Vredeburg Fort Museum, Yogyakarta, pada 6–9 Desember 2025 mendatang. Hakordia tahun ini mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”.
Dengan didukung tim teknis Ditjen Dukcapil, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (DPMKKPS) menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi para pengunjung.
Kepala DPMKKPS DIY, KPH. Yudanegara menjelaskan pelayanan adminduk dalam rangkaian Hakordia 2025 bertujuan antara lain mempermudah masyarakat memperoleh dokumen kependudukan yang sah. Selain itu, Pemprov DIY juga mendorong percepatan pemanfaatan IKD sebagai bagian dari transformasi digital layanan publik sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung gerakan antikorupsi melalui transparansi dan tertib administrasi kependudukan.
“Momentum Hakordia menjadi sarana untuk menegaskan komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Melalui layanan adminduk dan aktivasi IKD, masyarakat tidak hanya memperoleh dokumen resmi, tetapi juga merasakan langsung manfaat digitalisasi kependudukan.”
Rencananya, booth pelayanan Adminduk di lokasi dibuka pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. "Dalam booth pelayanan publik, masyarakat dapat mengakses layanan cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) secara langsung," kata Kadis Yudanegara
Sekretaris Ditjen Dukcapil, Hani Syopiar Rustam, menegaskan dukungan penuh dari pusat. “Kami akan mengirimkan tim teknis serta menghadirkan layanan mobile enrollment di lokasi acara. Dengan demikian, masyarakat yang hadir dapat langsung dilayani secara cepat dan tepat, sekaligus memastikan sistem SIAK berjalan optimal selama kegiatan Hakordia 2025 di Yogyakarta,” kata Sesditjen Hani. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar