Jakarta — Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil dengan Lembaga Pengguna Pusat Tahun 2025 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Rakornas dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol. (P) Tito Karnavian dan disaksikan sekitar 1000 hadirin yang memenuhi Ballroom Hotel Pulman, Jakarta.

Menurut Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi, rakornas ini mengusung agenda besar untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan data kependudukan, meningkatkan keamanan digital, serta mempercepat kolaborasi antar lembaga dalam ekosistem Digital Public Infrastructure (DPI). "Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas penguatan interoperabilitas identitas digital melalui praktik terbaik internasional, memperkokoh tata kelola dan keamanan penyelenggaraan DPI dari perspektif pemangku kepentingan dalam negeri, serta mendorong penyelarasan strategi, kebijakan, dan kesiapan teknis lintas sektor agar penyelenggaraan DPI nasional berjalan terintegrasi, aman, dan berkelanjutan," tutur Dirjen Teguh Setyabudi dalam pidato laporannya di hadapan Menteri Dalam Negeri serta hadirin yang terdiri lembaga pengguna dari kementerian lembaga serta sektor swasta.
Lebih lanjut, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan bahwa Rakornas ini dirancang untuk memperkuat peran Ditjen Dukcapil sebagai penyedia data kependudukan nasional sekaligus memperkokoh kerja sama dengan lembaga pengguna dalam mendukung transformasi digital nasional. “Rakornas ini penting untuk menyelaraskan strategi dan kebijakan lintas sektor antara Dukcapil dan lembaga pengguna agar pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) berjalan efektif, terintegrasi, dan sesuai arah transformasi digital nasional,” ujar Teguh.
Dirjen Teguh menekankan bahwa pemanfaatan IKD tidak hanya memperkuat keamanan data, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lintas lembaga untuk mendukung implementasi DPI di Indonesia. “Kami mendorong kesiapan teknis dan operasional lembaga pengguna, sehingga implementasi pemanfaatan data kependudukan, IKD, serta ekosistem DPI dapat dilakukan secara optimal di seluruh instansi,” tegasnya.
Pada bagian lain, Teguh menyampaikan bahwa Dukcapil terus mengadopsi praktik internasional dalam penguatan tata kelola dan interoperabilitas identitas digital. Hal ini dilakukan untuk mendukung pembangunan ekosistem DPI di Indonesia yang modern dan berdaya saing global.
“Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas langkah-langkah penguatan interoperabilitas identitas digital melalui praktik terbaik internasional, memperkuat tata kelola dan keamanan penyelenggaraan DPI melalui perspektif pemangku kepentingan dalam negeri, serta mendorong penyelarasan strategi, kebijakan, dan kesiapan teknis lintas sektor sehingga penyelenggaraan DPI nasional dapat berjalan secara terintegrasi, aman, dan berkelanjutan di seluruh lembaga pengguna,” demikian Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar