Jakarta - Dinas Dukcapil Kotawaringin Timur lakukan aksi Jemput Bola di beberapa kecamatan dalam rangka peningkatan capaian vaksinasi yang masih cukup rendah di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Diketahui penyebab capaian vaksinasi yang cukup rendah diakibatkan masih terdapat banyak masyarakat yang belum memiliki KTP-el, sehingga Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) masih mencatat data warga yang telah divaksin secara manual.
"Ada dua kecamatan yang berdasarkan laporan masih ada warga belum masuk data vaksin karena belum memiliki KTP-el, sehingga akan menjadi sasaran kami," ujar Kepala Disdukcapil Kotim, Agus Tripurna Tangkasiang
Dua kecamatan itu adalah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Pulau Hanaut. Di daerah tersebut capaian vaksinasi Covid-19 rendah, karena NIK tidak terdaftar, sehingga tidak bisa masuk dalam database.
Direktur Pendaftaran Penduduk David Yama mengungkapkan, kerja sama layanan seperti ini merupakan bentuk sinergi dukcapil bersama stakeholder lainnya demi membahagiakan masyarakat.
"Masyarakat akan mendapatkan manfaat ganda pada kegiatan ini, mendapat vaksinasi demi mendorong herd immunity, sekaligus mendapatkan KTP-el," ungkap Yama.
Disampaikan pula Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, pelayanan yang diberikan sejalan dengan arahan Mendagri Bapak Tito Karnavian untuk melakukan jemput bola dan memberikan pelayanan yg lebih mudah dan cepat.
"Masyarakat hanya dapat mengakses berbagai pelayanan publik seperti bantuan sosial, kesehatan, dan pendidikan termasuk kegiatan vaksinasi, setelah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)," tutup Zudan. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.