Jakarta — Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri melaksanakan pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan bagi karyawan Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan di Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026). Sebanyak 10 petugas teknis melayani penerbitan dokumen kependudukan mencakup aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), cetak ulang KTP-el, ganti foto KTP-el, ganti tanda tangan KTP-el, serta perekaman KTP-el.
Menurut laporan Ahmad Ridwan, selaku Ketua Tim Kerja Identitas Penduduk dan Penduduk Rentan Direktorat Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (PPPS), hingga Rabu sore sebanyak 426 pegawai BPJS Naker berhasil dilayani dan dokumen yang diterbitkan dibagi habis saat itu juga. "Adapun rinciannya: Aktivasi IKD sebanyak 259 orang; Cetak ulang KTP-el (rusak/hilang): 159 orang; Ganti foto KTP-el: 24 orang; Ganti tanda tangan KTP-el: 4 orang," urai Ridwan.
Salah satu pimpinan BPJS Ketenagakerjaan yang hadir, Deputi Manajemen Data dan Analitik BPJS Ketenagakerjaan, I Made Gede Yagustana menyampaikan apresiasi atas layanan jemput bola Dukcapil. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim Dukcapil. Layanan ini memudahkan pegawai kami untuk mengurus dokumen kependudukan tanpa harus meninggalkan kantor. Ini bentuk nyata sinergi pemerintah dalam mendukung pelayanan publik yang cepat dan efisien,” ujarnya.

Shasha (27) seorang pegawai BPJS Ketenagakerjaan yang baru saja melakukan aktivasi IKD mengungkapkan rasa gembiranya. “Prosesnya cepat dan mudah. Sekarang saya sudah punya identitas digital di ponsel, jadi tidak perlu khawatir kalau KTP fisik hilang atau rusak,” katanya.
Dihubungi secara terpisah, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi, menegaskan komitmen Dukcapil untuk menghadirkan layanan yang dekat dengan masyarakat. “Dukcapil harus hadir di mana rakyat membutuhkan. Layanan jemput bola seperti ini memastikan hak setiap warga negara atas dokumen kependudukan terpenuhi, termasuk di lingkungan kerja strategis seperti BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Teguh.
Sementara itu, Direktur Dafdukcapil Muhammad Farid menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus mempercepat adopsi Identitas Kependudukan Digital. “IKD adalah masa depan administrasi kependudukan. Dengan aktivasi massal seperti ini, kita mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan akurasi dan keamanan data kependudukan,” jelas Farid.
Kegiatan pelayanan jemput bola Dukcapil di BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi bukti nyata sinergi antar lembaga negara dalam mendukung transformasi digital dan pelayanan publik yang inklusif. Dengan total 426 pegawai yang terlayani, Dukcapil kembali menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan membahagiakan masyarakat. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar