Pontianak - Upaya meningkatkan kompetensi aparatur daerah adalah keharusan, begitu pula bagi Provinsi Kalimantan Barat. Diinisiasi Dinas Dukcapil Kalbar kegiatan pengembangan kompetensi pemanfaatan data dan dokumen kependudukan digelar di Hotel Orchardz Pontianak, Rabu (3/7/2024).
Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Kalimantan, Yohanes Budiman diselenggarakan selama dua hari hingga Kamis, 4 Juli 2024, diikuti tak kurang 50 undangan. Mereka adalah para pejabat setara Eselon IV, dan fungsional yang menangani pemanfaatan data kependudukan di Dinas Dukcapil se-Kalbar.
Turut hadir para pejabat setara Eselon IV dan fungsional yang menangani komunikasi dan informatika pada Dinas Kominfo kota/kabupaten se Kalimantan Barat, serta tim kerja pemanfaatan data kependudukan Dinas Dukcapil Kalbar.
Kadis Yohanes Budiman menyampaikan pentingnya SDM kompetetif dalam era transformasi digital. "Transformasi digital dilakukan melalui birokrasi yang bersih, efektif dan berdaya saing. Kita memerlukan SDM kompetetif dalam mendorong pembangunan nasional, birokrasi yang profesional, dan pelayanan publik yang berkualitas di masa depan," kata Yohanes Budiman.
Kepala Bidang Kelembagaan Disdukcapil Kalbar, Surianata ikut menambahkan soal urgensi ketersediaan jaringan komunikasi data terkait pemanfaatan data dan dokumen kependudukan. "Kami harap Dinas Kominfo dapat bergerak lincah dan cepat menyiapkan jaringan yang diperlukan sesuai tuntutan e-government," kata dia.
Ketua Tim Pokja 3 Direktorat Integrasi Data Kependudukan Daerah (IDKD) Zefanya Josua Jocom mewakili Ditjen Dukcapil memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan kegiatan peningkatan kompetensi aparatur daerah. "Teman-temen di Provinsi Kalimantan Barat perlu diacungi jempol, karena sudah serius menyiapkan pelaksanaan pemanfaatan data dan dokumen kependudukan. Ini bukti keseriusan Provinsi Kalbar dalam meningkatkan pelayanan publik," kata Anya sapaan karibnya.
Anya juga menyampaikan secara terperinci tata kelola pemanfaatan data kependudukan dan tata cara penyusunan perjanjian kerja sama serta petunjuk teknisnya.
"Saya berharap teman-teman aparatur daerah yang sudah makin meningkat pemahamannya terkait pemanfaatan data kependudukan berkenan menularkan kompetensinya pada yang lain. Sebab di tangan aparatur yang kompeten, pelayanan publik di Kalimantan Barat dapat dilakukan lebih optimal," demikian pungkas Anya. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar