Pelaihari - Kualitas terbaik layanan adminduk untuk masyarakat merupakan salah satu fokus utama Ditjen Dukcapil kepada seluruh jajaran Dinas Dukcapil di daerah. Hal inilah yang turut dipastikan oleh Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Akhmad Sudirman Tavipiyono, pada layanan adminduk Disdukcapil Kabupaten Tanah Laut, Jumat (1/9/2023).
Setibanya di kantor Disdukcapil Tanah Laut, Direktur Tavip, sapaan karibnya, langsung diterima oleh Kadis Dukcapil Provinsi Kalimantan Selatan, Zulkipli serta Kadis Dukcapil Tanah Laut, Akhmad Hairin. Mereka kemudian bergegas menuju front office pelayanan dan berbincang kepada petugas maupun masyarakat.
Tavip kemudian mendapati permasalahan terkait KTP-el yang telah dicetak belum diserahkan kepada masyarakat.
"Saya lihat ini masih belum optimal untuk penyerahan KTP-el yang telah dicetak kepada masyarakat. Di antaranya telah dihubungi melalui WA maupun telepon, namun beberapa masih belum diambil," ungkap Tavip.
Tavip memahami bahwa beberapa masyarakat terkendala waktu serta jarak tempuh yang jauh sehingga beberapa masyarakat masih belum dapat mengambil KTP-el yang sudah dicetak. Namun justru ini yang harus dimanfaatkan Disdukcapil Tanah Laut untuk kembali memberikan sentuhan kemudahan layanan lainnya kepada masyarakat.
Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Tavip meminta lakukan jemput bola oleh Disdukcapil dari pintu ke pintu rumah masyarakat untuk memberikan hasil layanan yang maksimal. Atau dapat juga diserahkan langsung ke pemohon menggunakan layanan jasa pengiriman yang sudah banyak pilihannya.
"Jadi tidak ada alasan bagi kita bahwa KTP-el yang telah tercetak tersebut belum diterima pemilik identitas. Ini bisa juga dilakukan di daerah lain dengan problema yang sama," jelas Tavip.
Tak lupa, Tavip juga memberikan penekanan kepada Kadis Akhmad Hairin beserta jajaran untuk terus bekerja keras memenuhi target nasional perekaman KTP-el 99,4 persen, Kartu Identitas Anak (KIA) 51,03 persen, target Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan akses data minimal 15 organisasi perangkat daerah, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) 25 persen, dan Buku Pokok Pemakaman 75 persen.
Namun yang menggembirakan untuk cakupan kepemilikan akta kelahiran Kabupaten Tanah Laut sudah di atas target nasional yang mencapai 98 persen, yakni sudah mencapai 104.755 akta atau 98.93 persen.
"Dengan adanya kerja sama dan koordinasi dengan daerah yang terjaga. Sehingga kita bersama-sama bisa mencapai target nasional serta menghasilkan sinergitas antar pusat dan daerah," tutur Tavip sembari memberikan semangat kepada jajaran Disdukcapil Tanah Laut.
Hal ini tentunya sejalan dengan arahan Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi di beragam kesempatan bahwa layanan Dukcapil harus terus berkembang untuk memudahkan masyarakat. Karena dengan kemudahan masyarakat mendapatkan layanan dokumen kependudukan, secara tidak langsung akan memudahkan mendapatkan layanan publik lainnya. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.