Padang - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumatera Barat (Sumbar) membangun ekosistem integrasi data lintas sektor.
Disampaikan Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, integrasi data lintas sektor di Provinsi Sumbar dapat segera dibangun karena kinerja Dinas Dukcapil kabupaten/kota setempat sudah tergolong baik.
“Dari 19 kabupaten/kota, mayoritas kinerjanya tergolong. Hanya 3 kabupaten yang mendapat catatan,” kata Zudan saat memberikan arahan di acara Rakor Dukcapil Se Sumatera Barat, Hotel Mercure, Kota Padang, Rabu (13/10/2021).
Atas dasar itu, Zudan mendorong agar jajaran Dukcapil di Sumbar melangkah lebih jauh legi dengan mengintensifkan kampanye pemanfaatan hak akses data kependudukan.
“Silahkan dorong seluruh OPD yang ada di setiap kabupaten/kota se Provinsi Sumbar untuk melakukan berbagi-pakai data kependudukan dengan Dukcapil,” ajak Zudan.
“Hal ini akan memberikan dampak positif pada perapihan database kependudukan daerah untuk berbagai keperluan, seperti pendidikan, kesehatan, hingga alokasi program bantuan yang akurat dan efektif,” ungkap Zudan menambahkan.
Lebih lanjut, integrasi data melalui pemanfaatan hak akses verifikasi data kependudukan dapat menebar benih terbentuknya big data. Sebab, lembaga pengguna nantinya diharuskan mengirimkan data balikan.
“Semoga dengan adanya integrasi data, maka tata kelola pemerintahan kita menjadi semakin baik lagi karena kita memiliki database yang valid dan akurat,” pungkas Zudan.***Dukcapil
Komentar
Komentar di nonaktifkan.