Jakarta — Komitmen Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan efisien mendapat apresiasi nasional. Ditjen Dukcapil meraih penghargaan dalam ajang Inovasi Membangun Negeri 2026 kategori Innovation for Public Services melalui inovasi digitalisasi layanan Dukcapil berbasis Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Jenderal Dukcapil, Teguh Setyabudi, dalam acara yang diselenggarakan tvOne pada Senin (26/10/2026) malam. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas inovasi Dukcapil dalam mengembangkan pelayanan administrasi kependudukan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyampaikan rasa syukur serta apresiasinya atas penghargaan yang diraih. "Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran Dukcapil, baik di pusat maupun di daerah. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, aman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Teguh Setyabudi usai menerima penghargaan di Jakarta.

Melalui IKD, masyarakat dapat mengakses identitas kependudukan secara digital melalui telepon pintar. Inovasi ini memberikan kemudahan dalam mengakses informasi identitas dan mendukung proses verifikasi secara lebih praktis sesuai dengan kebutuhan layanan yang tersedia. Kehadiran IKD juga menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik untuk berbagai keperluan administrasi.
Teguh menambahkan bahwa transformasi digital kependudukan bukan sekadar mengenai otomatisasi dokumen, melainkan upaya membangun fondasi pelayanan publik yang lebih modern. "Melalui pemanfaatan IKD, kita tidak hanya memindahkan dokumen fisik ke dalam bentuk digital, tetapi sedang membangun fondasi ekosistem pelayanan publik yang terintegrasi. Data kependudukan yang presisi dan terdigitalisasi akan mempercepat kemudahan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik maupun sektor privat," jelasnya.
Di bawah kepemimpinan Teguh Setyabudi, Ditjen Dukcapil terus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pelayanan dan meningkatkan kualitas tata kelola administrasi kependudukan. Data kependudukan yang akurat dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam mendukung ekosistem pelayanan publik digital serta meningkatkan efektivitas berbagai layanan pemerintah.
Ajang Inovasi Membangun Negeri 2026 memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi pembangunan. Proses penilaian dilakukan melalui seleksi yang mengedepankan riset, validasi lapangan, serta verifikasi akademis, dengan mempertimbangkan manfaat, dampak bagi masyarakat, inklusivitas kebijakan, dan pemanfaatan teknologi yang tepat guna.
Penghargaan ini menjadi pendorong bagi Ditjen Dukcapil untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Transformasi digital tidak hanya diarahkan pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan agar semakin mudah dijangkau, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pengembangan IKD, Ditjen Dukcapil menegaskan bahwa identitas digital bukan sekadar perubahan bentuk dokumen, melainkan bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih modern dan berorientasi pada masyarakat. Penghargaan ini sekaligus memperkuat komitmen Dukcapil dalam membangun fondasi pelayanan publik digital yang terintegrasi, sekaligus mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar