Makassar - Pelayanan administrasi kependudukan bertujuan untuk membahagiakan masyarakat karena mendapat pelayanan dokumen kependudukan dengan cara mudah, cepat, akurat serta gratis.
Itulah inti arahan Direktur Pendaftaran Penduduk David Yama saat berkunjung ke Dinas Dukcapil Kota Makassar, Kamis (28/7/2022).
Direktur Dafduk pada Ditjen Dukcapil Kemendagri ini mengaku cukup puas dengan pelayanan di Disdukcapil Kota Makassar.
"Sudah bagus namun masih ada yang perlu diperbaiki, terutama petugas front office harus memahami betul tata cara pelayanan adminduk, ramah, berjiwa melayani dan mampu menjawab pertanyaan masyarakat," pesan David Yama.
Pada bagian lain arahannya, Direktur Dakduk David Yama menjelaskan tentang aplikasi e-Office digunakan juga secara internal oleh seluruh Dinas Dukcapil daerah dalam permohonan Surat Keterangan Pindah (SKP) WNI atau penduduk non-permanen.
"Aplikasi e-Office dalam komunikasi antardaerah untuk penerbitan SKPWNI telah berjalan, termasuk aplikasi pendaftaran penduduk nonpermanen telah masuk dalam tahap finishing dan akan segera diluncurkan," kata Yama.
"Aplikasi ini nantinya digunakan oleh masyarakat untuk mendaftarkan dirinya sendiri sebagai penduduk nonpermanen di daerah tempat tinggalnya yang tidak sesuai domisili KTP-el," lanjutnya.
David yama pun mendorong Disdukcapil Makassar terus berbenah untuk meraih penilaian kinerja level 4 atau level terbaik.
Kinerja Disdukcapil diukur dengan capaian terhadap 10 indikator. Mulai dari Perekaman KTP-el 99,3 persen, Kepemilikan KIA 40 persen, penggunaan kertas putih pada 18 dokumen kependudukan, dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada 18 dokumen.
Selain itu Layanan Adminduk Secara Online, Pelayanan Terintegrasi, Kepemilikan Akta Kelahiran 97 persen, Perjanjian Kerja Sama (PKS), Akses Pemanfaatan Data dan Penggunaan Buku Pokok Pemakaman, juga menjadi indikator penilaian kinerja tersebut.
Kadis Dukcapil Kota Makassar Muhammad Hatim menyambut baik dan menyimak dengan baik serta menyerap semua arahan Direktur Yama.
"Sebagai pejabat baru di Disdukcapil Kota Makassar saya harus banyak menyerap masukan dan arahan pimpinan. Arahan Pak Yama sangat berharga bagi kami dan menjadi pijakan untuk terus memperbaiki kinerja kami," kata Hatim.
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh memang menaruh harapan besar terhadap semakin meningkatnya kualitas penyelenggaraan Adminduk di seluruh Indonesia. Untuk itu, ia terus mengingatkan jajarannya untuk terus bekerja dengan performa terbaik.
Begitu pun Mendagri Tito Karnavian berharap pencapaian 10 indikator kinerja Dukcapil menjadi bagian dari reformasi pelayanan publik untuk menghadirkan pelayanan yang simpel dan tidak berbelit-belit.
Dengan begitu, masyarakat akan mendapatkan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan dalam mengakses layanan.
"Nilai pentingnya adalah mempermudah masyarakat bahwa negara itu hadir, pelayanan mereka mudah, klir, kemudian transparan, dan keterbukaan," ucap Mendagri Tito. Dukcapil***

Komentar
Komentar di nonaktifkan.