Bandung - Kota Bandung memang dikenal sebagai kota pelajar terbaik se-Asia Tenggara, menurut versi Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings (WUR) pada 2023. Hari ini Ditjen Dukcapil Kemendagri kembali menggelar Dukcapil Goes to Campus di Universitas Padjajaran, tepatnya di Kampus UNPAD Jatinangor, Rabu (14/6/2023) hingga Jumat (16/6/2023).
Direktur Dafdukcapil Handayani Ningrum yang ditugaskan mewakili Dirjen Dukcapil, menyampaikan kegiatan Dukcapil Goes to Campus di kampus yang berdiri sejak 11 September 1957 ini bertujuan melayani pembuatan KTP digital atau IKD bagi seluruh civitas akademika UNPAD. "Kegiatan ini merupakan Kegiatan Dukcapil Goes to Campus yang keenam sejak pergantian Dirjen Dukcapil dari Bapak Prof. Zudan Arif Fakrulloh kepada Bapak Dr. Teguh Setyabudi," jelas Direktur Ningrum yang juga alumni UNPAD.
Sebelumnya, kegiatan Dukcapil Goes to Campus dilakukan di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Telkom University Bandung, Universitas Gunadarma, Universitas Gajah Mada (UGM), dan Universitas Buana Perjuangan (UBP). Dari kelima kegiatan Dukcapil Goes To Campus tersebut sudah berhasil mengaktivasikan IKD sebanyak 29.537. "Kami sangat berharap di kegiatan Goes To Campus yang keenam kali di kampus UNPAD yang sangat besar ini mendapat banyak mahasiswa/i untuk bisa diaktivasi IKD-nya."
.jpeg)
Ningrum menyerukan seluruh civitas akademika UNPAD, kalau belum sempat selama 3 hari ini bisa mengaktivasi IKD, maka silakan hubungi Dinas Dukcapil terdekat.
IKD merupakan terobosan baru dalam layanan adminduk untuk semakin memberikan kemudahan kepada penduduk dalam transaksi layanan publik. "Misalnya, untuk membuka rekening bank tanpa membawa KTP-el fisik; untuk pendaftaran BPJS Kesehatan; Check-in di bandara; dan lainnya."
Ningrum menjelaskan, minimum versi Android untuk dapat meng-install IKD adalah smartphone Android versi 7.0. "Saat ini bagi pengguna smartphone IOS, per tanggal 1 Juni tahun 2023 sudah dapat mengaktivasi aplikasi IKD."
Keunggulan IKD akan semakin memudahkan penduduk dalam mengakses pelayanan publik. "Dengan penerapan IKD, pemerintah dapat menghemat anggaran untuk pengadaan blangko KTP-el yang setiap tahunnya membutuhkan anggaran puluhan miliar bahkan sampai ratusan miliar rupiah."
Sementara itu, Rektor UNPAD yang diwakili oleh Direktur SDM, Aulia Iskandarsyah PhD. menyampaikan, pihaknya sangat berbangga bisa bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri. "IKD atau KTP digital adalah inovasi Ditjen Dukcapil Kemendagri, dan kami sebagai perguruan tinggi berkenan untuk menyukseskannya."
Aulia menyerukan semua civitas akademika mulai dari mahasiswa, dosen, pegawai bahkan keluarganya, "Silakan kalau mau mendapatkan fasilitasi aktivasi KTP digital ini. Petugas Dukcapil akan membantu selama persyaratannya sesuai. Saya sendiri sudah berhasil mengakses lewat Android, dan waktunya hanya 3 menit."

Aulia menyebutkan, pihak UNPAD menyediakan 10 titik lokasi pelayanan di Kampus Jatinangor untuk melayani semua warga kampus mulai Rabu (14/6/2023) hari ini hingga Jumat (16/6/2023). Adapun 10 lokasi pelayanan IKD tersebut di Balai Santika, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FIB), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Fakultas Kedokteran, Fakultas Keperawatan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Peternakan (Fapet), FKG, dan Fakultas Farmasi.
"Kami berterima kasih atas kolaborasi yang baik dan tentu saja mudah-mudahan kolaborasi ini bisa berlangsung terus, dengan program Indonesia Satu Data, yakni semua data akan terintegrasi ke Dukcapil. Banyak sekali yang bisa kita manfaatkan dari hasil kolaborasi ini."
Pada kesempatan yang sama Sesditjen Hani Syopiar Rustam menyampaikan manfaat dari IKD kepada Direktur SDM UNPAD, Aulia Iskandarsyah. "Dengan adanya IKD, masyarakat akan lebih mudah ketika melakukan transaksi pelayanan publik atau privat hanya melalui telepon genggam. Karena IKD memiliki beberapa fungsi yakni sebagai bukti identitas, otentifikasi identitas, dan otorisasi identitas," jelas Sesditjen Hani.
Hingga Rabu sore atau di hari pertama, dari 10 lokasi pelayanan IKD di Kampus UNPAD Jatinangor telah berhasil melayani aktivasi KTP digital sebanyak 1.190 pemohon.
Selain Sesditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam, Direktur Dafdukcapil Handayani Ningrum, para wakil rektor dan dekan UNPAD, hadir pula Sekda Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja, Plt. Kadis Dukcapil Provinsi Jabar Engkus Sutisna dan Sekdis Dukcapil Provinsi Jabar Indrastuti Chandra Dewi, Ketua Forum Disdukcapil Kabupaten/Kota se-Jabar Hendra Trismayadi, Kadis Dukcapil Kabupaten Garut Natsir Alwi, dan para mahasiswa dan dosen UNPAD. Dukcapil***


Komentar
Komentar di nonaktifkan.