Soasiu - Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus meningkatkan kesadaran pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan di seluruh Indonesia. Terbaru, Ditjen Dukcapil melakukan serangkaian kegiatan di Provinsi Maluku Utara salah satunya di Kota Tidore Kepulauan.
Direktur Pendaftaran Penduduk David Yama hadir langsung memberikan paparan bertema "Pemanfaatan KTP-el Dalam Pendataan Kartu Pelaku Usaha dan Pelaku Pendukung Sektor Kelautan dan Perikanan (KUSUKA)" di hadapan masyarakat nelayan di Kantor Walikota Tidore Kepulauan, Soasiu, Senin (3/4/2023).
Dalam pemaparannya, Yama menuturkan bahwa data kependudukan berperan penting dalam semua sektor. "Data kependudukan dimanfaatkan dalam pelayanan publik, perancangan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, hingga penegakan hukum dan kriminal," urai Yama.
Yama juga berpesan kepada nelayan yang hadir terkait pentingnya Nomor Induk Kependudukan (NIK). "Setiap penduduk wajib memiliki NIK. Itu berlaku seumur hidup dan selamanya. NIK dicantumkan dalam setiap dokumen kependudukan dan menjadi dasar penerbitan dokumen layanan publik lainnya seperti paspor, SIM, NPWP dan lainnya," lanjut Yama.
Kesempatan tersebut turut dimanfaatkan nelayan yang hadir bertanya terkait pergantian nama pada dokumen kependudukan, dan data salah satu nelayan yang tidak ditemukan dalam Kartu Pelaku Usaha dan Pelaku Pendukung Sektor Kelautan dan Perikanan (KUSUKA).
Yama pun menjawab, mengganti nama dalam dokumen kependudukan, konsekuensinya tidak main-main. Yakni bakal mengubah dokumen pelayanan publik lainnya seperti nama di akun perbankan, BPKB, dan asuransi.
"Selama ekosistem lembaga pengguna sudah terintegrasi langsung dengan NIK, maka tidak ada masalah apabila perbankan tidak mengakses data kependudukan dan hanya melihat nama dari KTP-el. Makanya pembuatan nama harus betul sejak awal dengan menulis nama dengan jelas," jawab Yama.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi turut menekankan kepada jajaran Dukcapil di daerah agar target perekaman KTP-el dapat dicapai sebagai upaya memberikan hak kepada penduduk dan mensukseskan Pemilu 2024. Senada dengan arahan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, agar pelayanan adminduk dapat menjangkau seluruh penduduk di seluruh tanah air tanpa terkecuali. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.