Surabaya - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sadar pemutakhiran data kependudukan.
Hal itu Zudan sampaikan saat meninjau pelaksanaan inovasi ‘Lontong Kupang’ (Layanan Online dan Terpadu Melalui One Gate System) di Kantor Kelurahan Manyar Sabrangan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kamis (11/11/2021).
“Yuk segera urus dokumen kependudukan anda! Yang sudah punya KK dan KTP-el cek lagi datanya apakah sudah di-update atau belum,” ajak Zudan.
Updating data kependudukan, terang Zudan, sangat lah penting, baik bagi penduduk itu sendiri maupun bagi pemerintah.
“Memiliki dokumen kependudukan adalah langkah pertama untuk mendapatkan pelayanan publik lainnya yang lengkap,” kata Zudan.
Pasalnya, pemerintah telah bersepakat untuk menjadikan Nomor Induk Kependudukan atau NIK sebagi basis data untuk verifikasi seluruh pelayanan publik, baik untuk keperluan perbankan, asuransi, urusan pertanahan, pendidikan, kesehatan, dsb.
Sampai saat ini, jumlah lembaga pengguna data kependudukan yang diampu oleh Dukcapil yang berbasis NIK adalah 4.138 lembaga.
“Oleh karena itu, mari kawan-kawan segera cek data kependudukan. Silahkan hubungi Dinas Dukcapil setempat. Layanannya gratis,” tutup Zudan. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.