Jakarta - Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses pemutakhiran data secara berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar Dukcapil selalu proaktif memutakhirkan data penduduk agar semakin akurat untuk Pemilu 2024.
Dalam Rapat Forum Koordinasi Nasional Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester II Tahun 2021 via daring, Kamis (3/2/2022), Dirjen Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan pihaknya terus meng-update data dan meminta data balikan (reverse data) dari berbagai lembaga pengguna (user), utamanya dari PT Taspen, BPJS Kesehatan, kemudian dengan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Sensus Penduduk.
Menurut Zudan, Dukcapil banyak sekali mendapatkan reverse data untuk mengapdate elemen data kependudukan berupa pekerjaan, pendidikan serta mengapdate dan memadankan data dari berbagai aspek yang sangat penting.
"Sebagai pembanding, dari KPU juga sudah mengapdate data penduduk yang meninggal dunia ada 358 ribu jiwa. Itu data selama satu tahun dari Januari hingga Desember 2021, antara DP4 dengan DPT terakhir, karena kami belum mendapat DPT secara resmi sebagai basis untuk mengecek."
Zudan mengungkapkan transaksi data harian, per hari Rabu (2/2/2022) kemarin penduduk yang meninggal dan masuk ke update DPT adalah sebanyak 3.101 orang. Yang masuk pindah datang ke kabupaten/kota sebanyak 1.409 orang. Yang pindah keluar kabupaten: 1.410 orang.
"Dari data DP4 yang belum kita berikan kepada KPU itu kita input ke dalam server, kemudian dicocokkan dengan data SIAK. Sehingga setiap hari Dukcapil bisa mengetahui jumlah transaksi datanya."
Dalam setahun Dukcapil bisa menghitung penduduk yang kawin/cerai yang sangat terkait dengan data pemilih di TPS. "Tercatat secara rinci misalnya yang bercerai ada 29.898 orang, yang kawin 1.094.769 orang. Ini nanti menyangkut perubahan data di TPS, misalnya seorang istri yang ikut suaminya tidak tinggal lagi di tempat orang tuanya," terang Zudan.
"Ini data pembanding dengan pemutakhiran data yang telah dilakukan KPU. Prinsip Dukcapil siap membantu memutakhirkan data host to host, server to server," katanya menutup keterangan. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.