Ruteng - Paradigma pelayanan publik sudah bersalin rupa. Kini pemerintah dituntut lebih aktif untuk mendatangi masyarakat hingga ke depan pintu rumahnya.
Semangat ala customer base yang memuliakan masyarakat ini menular pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang melakukan layanan jemput bola administrasi kependudukan (Adminduk) hingga ke pelosok. Kali ini penduduk Desa Nggalak Kecamatan Reok Barat yang menjadi sasarannya.
Selama ini masyarakat setempat mengaku kesulitan mengakses hingga ke kantor pelayanan Adminduk agar dapat mengurus dokumen kependudukannya, khususnya KTP-el.
"Ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat mendapat pelayanan dengan mudah dan dari sisi biaya bisa sehemat mungkin,†kata Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Manggarai, Tiransius Kamilus Otwin di Ruteng, Kamis (25/07/2019).
Mengenai pelayanan tersebut dilakukan selama tiga hari, yaitu sejak 22 hingga 24 Juli 2019 di Kantor Desa Nggalak.
Masyarakat tampak antusias mengikuti alur pelayanan. Lebih dari 100 orang memadati kantor desa demi pelayanan tersebut.
"Kami melakukan perekaman KTP-el sebanyak 52 orang dan 50 orang lainnya mengurus Kartu Keluarga,†ujar Otwin.
Sekadar informasi saja, jemput bola kali ini bukan yang pertama bagi Disdukcapil Manggarai.
Belum lama ini, pada 12 Juli 2019 tepatnya, Disdukcapil Manggarai lakukan pelayanan serupa di Kampung Waerebo Desa Denge Kecamatan Satarmese.
Pelayanan di Waerebo itu bahkan juga turut disaksikan oleh komandan penyelenggaran adminduk se-Indonesia, Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh.
Zudan mengatakan bahwa jemput bola harus dilakukan utamanya bagi penduduk yang memiliki keterbatasan akses seperti penduduk Waerebo tersebut.
"Ini adalah wujud kehadiran pemerintah hingga ke depan rumah penduduk. Tidak peduli sedikit atau banyak jumlah penduduknya, kami datang untuk melayani masyarakat," ujar Zudan saat itu di Waerebo. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.