Warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Kabupaten Kebumen menyenangi inovasi NASI UDUK dan Pancen Maen milik Disdukcapil di dua daerah tersebut.
Makna NASI UDUK itu sendiri bukanlah kuliner yang lazim dikonsumsi saat sarapan, melainkan akronim dari Sangat Sederhana Sekali Mengurus Administrasi Kependudukan.
Disampaikan Kepala Disdukcapil Inhil, Mizwar Efendi, inovasi NASI UDUK pada dasarnya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan hingga ke kantor-kantor desa.
“Masyarakat cukup ke kantor desa untuk mengurus seluruh dokumen kependudukan kecuali KTP-el dan KIA (Kartu Identitas Anak). Itu pun yang sudah merekam (KTP-el) kami kirimkan ke petugas di kecamatan untuk dicetak sehingga warga secara mandiri, atau Kepala Desa secara kolektif bisa mengambilnya,” tutur Efendi di acara Ngopi Bareng Dukcapil, TV Desa, Senin (29/03/2021).
Atas inovasi tersebut, salah seorang warga Desa Danau Pulau Indah, Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil, bernama Masnawi sangat senang dengan inovasi NASI UDUK ini.
“Semenjak ada layanan NASI UDUK, pengurusan dokumen kependudukan tidak perlu repot-repot ke Ibu Kota Kabupaten sehingga tidak membebani kami lagi secara biaya maupun waktu,” ujar Masnawi di suatu video yang ditayangkan di acara Ngopi Bareng Dukcapil tersebut.
Adapun inovasi Pancen Maen, sebetulnya merupaka suatu aplikasi berbasis android dimana warga Kabupaten Kebumen bisa mengajukan perhomonan berbagai dokumen kependudukan secara online.
“Di aplikasi Pancen Maen, sudah ada berbagai fitur seperti pelayanan Akta Kelahiran, Akta Kematian, Kartu Keluarga, permohonan rekam dan cetak KTP-el, surat pindah, KIA, juga singkronisasi data. Fitur-fitur ada dan dilayani 24 jam, selain juga ada pelayanan di desa bernama Pelanduk di 60 Desa dari 460 dan akan bertambah terus di setiap tahun nya”, ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Kebumen, Maskhemi.
Terhadap dua invoasi di atas, Direktur Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemenetrian Dalam Negeri, Andi Kriarmoni, mewakili Dirjen Dukcapil, menyampaikan apresiasinya.
Andi berpesan agar dua inovasi tersebut disertai dengan sosialisasi informasi sehingga baik inovasi NASI UDUK dan aplikasi Pancen Maen bisa digunakan secara optimal oleh masyarakat setempat.
“Saran kami, terus ditingkatkan terkait utamanya sosialisasi informasi yang masuk kepada masyarakat agar masyarakat tahu bahwa mengurus adminduk itu dimana saja. Bila online bagaiamana mengurusnya,” ujar Andi.
Komentar
Komentar di nonaktifkan.