Gorontalo – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto seperti tak kenal lelah. Mantan Walikota Bogor ini terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong perekaman biometrik, dan penerbitan KTP-elektronik (KTP-el) bagi pemilih pemula yang baru berusia 17 tahun.
Wamen Bima Arya tampaknya tidak ingin ada warga negara yang memenuhi syarat, namun tidak dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Serentak 2024 karena tidak memiliki identitas resmi.
Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Gorontalo, Bima Arya disambut hangat oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, serta jajaran pemerintah daerah di Bandara Jalaluddin Gorontalo.
Usai makan siang rombongan Wamendagri pada pukul 14.50 WITA berkunjung ke SMAN 3 Gorontalo di Kelurahan Limba U Dua, Kota Selatan, Kota Gorontalo. Di sini Wamen Bima Arya melaksanakan agenda menyerahkan KTP-el secara simbolis kepada pemilih pemula.
Tidak itu saja, dua siswi yang beruntung itu yakni Vanisa Putri Cahaya Thaib dan Deva Putri Ayu May Naki diberikan kue ulang tahun ke-17, Kamis (14/11/2024).
Keduanya bahkan sempat berbincang dengan Wamendagri terkait dengan cita-citanya yang kompak menjawab jadi dokter. "Saya mau jadi dokter. Dokternya yang jauh jauh di Papua, supaya banyak yang bisa saya obati," kata Vanisa saat diajak berbincang.
Mendengar penjelasan keduanya, Bima Arya terkesan. Ia menilai Vanisa dan Deva punya cita-cita mulia seraya mendoakan keinginannya itu bisa terwujud. “Saya doakan tujuannya tercapai ya. Semoga berkah untuk kamu dan orang lain," kata penyandang gelar Doktor Ilmu Politik dari Australian National University.

Bima Arya juga meninjau langsung proses perekaman KTP-el bagi siswa. "Kunjungan saya ke Provinsi Gorontalo bertujuan untuk memperkuat persiapan Pilkada Serentak 2024 serta memberikan dukungan langsung terhadap layanan administrasi kependudukan," kata Bima Arya.
Terkait dengan perekaman KTP-el, Bima Arya mengapresiasi capaian Dinas Dukcapil Kota Gorontalo yang sudah berada di angka 99,27 persen. "Khusus bagi siswa-siswi pemilih pemula berusia 17 tahun, masih berada di angka 89,67 persen atau masih ada 3.168 jiwa yang harus dituntaskan perekaman KTP elektroniknya," kata mantan Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia atau Apeksi ini.
Itu sebabnya Bima Arya mendorong seluruh Dinas Dukcapil kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo mendata dengan baik seluruh pemilih pemula agar siap menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2024.
Plh. Dirjen Dukcapil Kemendagri Handayani Ningrum dalam berbagai kesempatan menegaskan komitmen kuat Dukcapil untuk memastikan semua warga negara bisa menggunakan hak suaranya dengan KTP-el yang sah.
"Dukcapil siap menghadapi Pilkada 2024 dengan dukungan teknologi, kolaborasi, dan inovasi terkini. Dari penyediaan 25,9 juta blangko KTP-el hingga pengembangan Identitas Kependudukan Digital (IKD), semuanya dipersiapkan untuk demokrasi yang inklusif dan akuntabel," kata Handayani Ningrum. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar