Kendari — Suasana Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kendari pada Jumat (29/5/2026) pagi terasa lebih ramai dari biasanya. Maklum, kehadiran Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Dukcapil Kemendagri, Hani Syopiar Rustam, menjadi sorotan para masyarakat yang mengunjungi kantor tersebut.
Didampingi Plt. Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Tenggara, Ifa Puciano Lestari, serta Kepala Disdukcapil Kota Kendari, Rulyana, Sesditjen meninjau langsung jalannya pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di pusat layanan terpadu tersebut.
Sesditjen Hani berjalan menyusuri konter pelayanan, menyapa masyarakat yang sedang mengurus dokumen kependudukan. Ia memperhatikan proses penerbitan KTP-el, Kartu Keluarga, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Kami ingin melihat secara nyata bagaimana integrasi layanan Adminduk berjalan. Aktivasi IKD harus terus dipacu, karena ini bukan sekadar aplikasi, melainkan fondasi menuju pelayanan publik digital yang lebih transparan dan akuntabel,” ujar Hani Syopiar Rustam dengan lugas.
Di hadapan jajaran petugas, Sesditjen menekankan pentingnya standardisasi layanan. Menurutnya, pelayanan di Kendari harus mencerminkan standar nasional Ditjen Dukcapil, baik dari sisi kecepatan, akurasi data, maupun keamanan sistem.
“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal disiplin standar. Semua daerah harus memiliki kualitas pelayanan yang sama, sehingga masyarakat di Kendari merasakan layanan setara dengan daerah lain di Indonesia,” tambahnya.
Sinergi Antar-Lembaga
Kunjungan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antar-level pemerintahan. Kehadiran Plt. Kadis Dukcapil Provinsi Sulawesi Tenggara, Ifa Puciano Lestari, menunjukkan komitmen koordinasi yang erat.
“MPP Kendari adalah wajah pelayanan publik modern. Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan prima berbasis digital agar masyarakat semakin mudah mengakses dokumen kependudukan,” ungkap Ifa Puciano Lestari.
Sesditjen menandaskan, percepatan pelayanan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pusat, melainkan harus melibatkan provinsi dan kota. “Sinergi antar-level pemerintahan adalah kunci. Dengan dukungan provinsi dan kota, target pelayanan digital nasional akan lebih cepat tercapai,” tegasnya.

Meninjau Kantor Disdukcapil Kota Kendari
Usai meninjau MPP, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Disdukcapil Kota Kendari. Di sana, Sesditjen meninjau kesiapan sarana perekaman KTP-el, pencetakan dokumen kependudukan, serta kesiapan aparatur dalam melayani masyarakat.
Kepala Disdukcapil Kota Kendari, Rulyana, menyambut dengan penuh semangat. “Kami siap mendukung percepatan aktivasi IKD dan memastikan setiap warga mendapatkan dokumen kependudukan dengan cepat, tepat, dan transparan. Dukungan dari Ditjen Dukcapil menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” ujarnya.
Sesditjen menutup kunjungan hari pertama dengan pesan motivasi kepada jajaran Dukcapil Kota Kendari.
“Kantor Disdukcapil adalah garda terdepan pelayanan Adminduk. Saya ingin memastikan bahwa seluruh aparatur bekerja dengan integritas, menjaga akurasi data, dan menghadirkan pelayanan prima bagi warga Kendari,” pungkas Hani Syopiar Rustam. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar