Jakarta - Momentum Idul Adha identik dengan kurban. Begitu pun spirit Idul Adha 1440 Hijriyah kali ini selaras dengan semangat HUT Kemerdekaan RI ke-74 tepat pada 17 Agustus mendatang. Semangat Idul Adha yang juga kerap disebut Idul Kurban satu nafas dengan jiwa pengorbanan para pejuang demi meraih kemerdekaan Indonesia.ÂÂ
Demikian disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) I Gede Suratha.ÂÂ
"Semangat sekaligus pelajaran yang bisa dipetik dari Idul Kurban bagi unit masyarakat, bangsa, dan negara yaitu harus memiliki jiwa pengorbanan yang tinggi bagi kepentingan bangsa dan negara," kata Sesditjen I Gede Suratha di sela acara pemotongan hewan kurban di lingkungan kantor Ditjen Dukcapil dan Direktorrat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (13/8/2019).ÂÂ
Menurut Suratha, makna ibadah kurban harus direnungkan, dihayati, dan diamalkan sebagai motivasi bahwa dalam hidup ini, pada hakekatnya, umat manusia harus mampu memberikan manfaat bagi orang yang ada di lingkungan sekitarnya.ÂÂ
Suratha memastikan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan di lingkungan Ditjen Dukcapil dan Ditjen Bina Pemdes dilakukan secara baik dan benar. Sehingga, hasil penyembelihannya dapat menghasilkan daging yang halal.
"Hewan kurban sebelum dilakukan penyembelihan harus terjaga kesehatannya dan proses penyembelihan oleh petugas yang paham tata cara pemotongan secara baik dan benar, sehingga menghasilkan daging yang halal ketika dikonsumsi oleh masyarakat," kata Suratha.
Panitia menyediakan tidak kurang sebanyak empat ekor sapi yang berasal dari Ditjen Dukcapil maupun Ditjen Bina Pemdes Kemendagri dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini.ÂÂ
Daging sapi hasil pemotongan hewan kurban habis dibagikan kepada warga sekitar kantor dan para pegawai yang berhak menerima, seperti para petugas kebersihan, petugas Pamdal, sopir, para office boy dan lainnya. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.