Sumedang - Di mana saja kapan saja, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri siap melayani keperluan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Itu sebabnya Ditjen Dukcapil tak ketinggalan membuka booth pelayanan adminduk pada Village Expo untuk memperingati Hari Desa 2025 di Lapangan Desa Cibereum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, mulai 14 hingga 15 Januari 2025.
Dirjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) La Ode Ahmad P. Bolombo dan Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli didampingi Direktur Dafdukcapil Akhmad Sudirman Tavipiyono berkenan mampir berkunjung ke booth Ditjen Dukcapil dan berdialog dengan masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan yang diperlukan.
"Masyarakat yang hadir silakan manfaatkan layanan publik ini, sehingga kegiatan ini dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat," ujar Dirjen La Ode di lokasi, Selasa (14/1/2025).
Dirinya mengungkapkan alasan Peringatan Hari Desa 2025 digelar di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, Sumedang memiliki 270 desa mandiri yang melek digital dengan tingkat kemiskinan nol persen. "Sehingga Bapak Menteri menyetujui ditetapkannya Sumedang sebagai puncak Peringatan Hari Desa," ujarnya.

La Ode menjelaskan, Peringatan Hari Desa tahun ini diramaikan oleh berbagai kegiatan. Di antaranya Village Expo, Simposium, dan acara puncak yang akan dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. "Kita menghadirkan kegiatan namanya Musyawarah Desa Nasional, ini besok di tempat ini kita lesehan, saya izin Pak Bupati," tegasnya.
Dalam musyawarah tersebut, La Ode menerangkan, akan diisi diskusi interaktif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), dan pemerintah desa. Selain itu, musyawarah akan dilanjutkan dengan kegiatan Gerakan Menanam Tanaman Pangan Desa atau Gemah Tandan Desa.
Pj Bupati Yudia juga menambahkan, Village Expo adalah pembuka rangkaian kegiatan Hari Desa Nasional yang pertama kali diadakan di Desa Cibeureum Kulon. "Kegiatan ini mempromosikan potensi desa, produk unggulan, serta inovasi yang telah dihasilkan desa-desa di Kabupaten Sumedang," imbuhnya.
Layanan Adminduk memang menjadi salah satu daya tarik utama dalam Village Expo ini. Bersama Dinas Dukcapil Kabupaten Sumedang yang mendatangkan mobil pelayanan adminduk, pengunjung Village Expo tampak antusias memanfaatkan layanan di booth Ditjen Dukcapil maupun Disdukcapil Sumedang untuk mengurus berbagai dokumen penting seperti rekam dan cetak KTP-el, kartu keluarga (KK), akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA) serta aktivasi identitas kependudukan digital (IKD).
"Sekarang layanan adminduk sudah banyak yang menjangkau desa bahkan hingga Balai RW. Kami di jajaran Dukcapil memang bertekad meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan adminduk dengan mendekatkan layanan ke masyarakat. Masyarakat tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil, kami yang datang atau penduduk bisa mengurus dokumen lewat layanan online," jelas Direktur Tavipiyono.
Hal senada disampaikan Kadis Dukcapil Kabupaten Sumedang, Bangbang Kustiantoro. Ia menyatakan partisipasi instansinya dalam acara ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. "Kami memberikan berbagai pelayanan, mulai dari perekaman hingga pencetakan KTP elektronik, serta pembuatan KK, akta kelahiran, dan KIA," jelasnya.
Sebagai informasi, dalam kegiatan ini juga diserahkan piagam penghargaan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2024 yang diberikan secara simbolis kepada enam desa. Mereka di antaranya Desa Sidomulyo, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Desa Margajaya, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat; Desa Srimulyo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY); Desa Panarungan, Kabupaten Badung, Bali; Desa Simbune, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara; dan Desa Kumbang, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar