Oelamasi – Tim Jebol Adminduk Ditjen Dukcapil turun langsung ke pelosok desa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, selama 6 hari mulai 26-31 Agustus 2024. Upaya jemput bola ini bertujuan meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.
Tim dikomandoi Mella Oktaviani dari Direktorat Dafdukcapil dibekali peralatan mandiri untuk mendukung pelayanan administrasi kependudukan di lokasi. Mereka membawa 1 set mobile enrollment berupa alat perekaman KTP-el, printer KTP-el, blanko KTP-el sebanyak 4.000 Keping, serta 1 set ribbon/film/cleaning kit dan selembar spanduk pelayanan.
Tim Jebol Adminduk Ditjen Dukcapil sebanyak 5 personil berangkat dari Bandara Soekarno Hatta menuju El Tari Kupang pada pukul 02.00 dinihari WIB. Tiba di Kupang pada pukul 06.30 WITA, Tim Dukcapil langsung menuju Desa Toblolong, Kecamatan Kupang Barat menyelenggarakan pelayanan rekam cetak KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya.
Desa Tablolong mayoritas penduduknya adalah nelayan. Tim Ditjen Dukcapil disambut hangat oleh jajaran Dinas Dukcapil Kabupaten Kupang beserta masyarakat lokal. Tim disambut oleh Tari Cerana khas Kupang dibawakan sebagai tarian penyambutan kepada tamu atau persembahan.
Selanjutnya pada sesi pemberian arahan, Ketua Tim Mella Oktaviani menyampaikan bahwa pelayanan di Kupang Barat akan dilaksanakan selama 4 hari di 2 desa. "Masyarakat silakan memanfaatkan momen ini untuk mendapatkan dokumen kependudukan yang langsung dicetak dan dibagikan kepada pemohon secara gratis," kata dia.
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kupang, Yulius O.Z. Taklal menyampaikan, pihaknya mempunyai inovasi LAIS MANEKAT (Pelayanan Penuh Kasih) yang merupakan pelayanan di kantor desa untuk meningkatkan cakupan layanan kepemilikan dokumen kependudukan. Dokumen tersebut sangat penting karena dapat digunakan untuk mendapatkan layanan berbagai layanan publik dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan sebagainya.
“Target tahun ini akan dilakukan pelayanan di 48 desa dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Kupang. Desa yang dikunjungi adalah desa dengan cakupan kepemilikan dokumen Adminduk rendah. Lokasi jemput bola selain di Desa Toblolong juga dilakukan di Desa Tesabela,” lanjut Yulius.
Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, A.S. Tavipiyono dalam berbagai kesempatan menyampaikan Dukcapil akan terus memaksimalkan waktu, bahkan kalau perlu dilakoni hingga malam hari supaya masyarakat dapat memiliki dokumen kependudukan.
“Layanan Adminduk di Desa akan sangat efektif dalam meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan lantaran akan sangat menghemat biaya dan waktu bagi masyarakat setempat,” lanjut Tavip.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Teguh Setyabudi dalam berbagai kesempatan juga menyampaikan dokumen adminduk merupakan hak dasar penduduk. "Dukcapil akan terus memberikan pelayanan adminduk bahkan hingga daerah-daerah terpencil," kata Teguh Setyabudi. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar