Palembang — Upaya percepatan transformasi digital di bidang kependudukan terus digencarkan Ditjen Dukcapil Kemendagri. Salah satunya melalui sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), identitas resmi berbasis digital yang praktis diakses melalui smartphone dan makin diminati masyarakat.
Di tengah berkembangnya ekosistem keuangan digital, IKD menempati posisi strategis sebagai fondasi inklusi keuangan nasional. Selain meningkatkan efisiensi layanan, pemanfaatan IKD juga memperkuat keamanan data dan memperluas akses layanan digital bagi seluruh lapisan masyarakat.
Untuk memperluas literasi publik, Ditjen Dukcapil kembali hadir dalam gelaran LivinFest 2025 di Mall Palembang Icon pada 13-16 November 2025, atas undangan Bank Mandiri. Mengusung tema “Sinergi Majukan Negeri”, acara ini menghadirkan lebih dari 140 tenant UMKM dari berbagai sektor.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Bank Mandiri menyediakan booth khusus bagi Dukcapil untuk melayani registrasi IKD sekaligus layanan adminduk lainnya. Tim teknis Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Ditjen Dukcapil Kemendagri dan Dinas Dukcapil Kota Palembang dengan sabar dan cermat melayani antusiasme masyarakat yang terlihat menyemuti booth layanan Administrasi Kependudukan sejak hari pertama.

Mulai dari perekaman dan pencetakan KTP-el, penggantian foto, cetak ulang karena rusak, hilang atau perubahan elemen data, hingga cetak akta lahir dan Kartu Identitas Anak (KIA), semuanya tersedia di satu titik layanan. Tak ketinggalan juga, sosialisasi dan aktivasi IKD menjadi bagian penting dari transformasi digital yang terus digalakkan Ditjen Dukcapil.
Sekretaris Ditjen Dukcapil, Hani Syopiar Rustam, menyampaikan bahwa kehadiran Dukcapil dalam LivinFest merupakan bentuk sinergi strategis lintas lembaga. “Partisipasi kami di LivinFest 2025 adalah komitmen untuk mendekatkan layanan adminduk sekaligus memperkuat pemanfaatan IKD dalam ekosistem ekonomi digital nasional,” ujar Hani.
Hani menegaskan, IKD bukan sekadar inovasi digital, tetapi menjadi fondasi untuk menjamin hak identitas warga secara aman dan efisien. “Dengan IKD, masyarakat dapat mengakses layanan publik dan sektor keuangan dengan lebih mudah dan terpercaya,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Bank Mandiri membuka ruang kolaborasi. “Kolaborasi ini sangat penting dalam mempercepat literasi digital dan memperluas akses layanan kependudukan di seluruh Indonesia,” tutup Hani.
Total keseluruhan layanan dari tanggal 13 sampai dengan 16 November 2025 sejumlah 1.059 layanan Administrasi Kependudukan. Berikut rekap layanan selama empat hari pelaksanaan Livin'Fest di Kota Palembang:
1. Kamis (13/11/2025)
* Aktivasi IKD = 84 orang
* Cetak Ulang KTP-el (Rusak, Hilang, Ganti foto)= 74 orang
* Cetak KIA = 1 orang
* Cetak KK = 1 orang
2. Jumat (14/11/2025)
* Aktivasi IKD = 126 orang
* Cetak Ulang KTP-el (Rusak,Hilang,Ganti foto)= 120 orang
* Cetak KIA = 2 Orang
3. Sabtu (15/11/2025)
* Aktivasi IKD = 110 orang
* Cetak Ulang KTP-el (Rusak,Hilang,Ganti foto)= 226 orang
* Cetak KIA = 12 Orang
* Cetak KK = 5
4. Minggu (16/11/2025)
* Aktivasi IKD = 74 orang
* Cetak Ulang KTP-el (Rusak,Hilang,Ganti foto)= 208 orang
* Cetak KIA = 15 Orang
* Cetak KK = 1
Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar