Jakarta — Pelayanan publik berpusat pada pemenuhan kebutuhan masyarakat secara adil, efektif, dan efisien. Tujuannya tak lain dan tak bukan meningkatkan kesejahteraan dan memenuhi hak-hak dasar warga negara.
Itu sebabnya, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri mendukung penuh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) menyelenggarakan Public Service Day bagi pegawai di lingkungan kantor Kementerian PANRB.
Sekretaris Kemen-PANRB Reni Suzana menyampaikan kegiatan ini adalah bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun KemenPANRB ke-66, yang berdekatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-80. "Kami bermaksud menyelenggarakan kegiatan berupa pemberian Layanan Pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi pegawai," kata Reni.
Adapun kegiatan tersebut dijadwalkan hari ini Selasa (19/8/2025) mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di Kantor Kementerian PANRB, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 69, Jakarta Selatan.
Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (PPPS) Muhammad Farid langsung menugaskan Tim Kerja Identitas Penduduk dan Penduduk Rentan (IPPR) untuk melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan di lingkungan Kementerian PANRB. "Aktivasi IKD di kementerian/lembaga bertujuan mempercepat adopsi IKD di kalangan aparatur sipil negara sekaligus juga merupakan bagian dari upaya Dukcapil untuk mendekatkan layanan publik dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya IKD," kata Direktur Farid.
Ketua Tim Kerja IPPR Ditjen Dukcapil, Ahmad Ridwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan dukungan dari Direktorat Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), dan Tim Direktorat PPPS Ditjen Dukcapil. "Kami akan memberikan pelayanan terbaik berupa aktivasi IKD menuju digitalisasi administrasi kependudukan, dan layanan jemput bola ini mempercepat adopsi IKD di lingkungan pemerintahan," kata Ahmad Ridwan.
Ridwan berharap adanya layanan jemput bola IKD ini, maka ASN di Kementerian PANRB dapat lebih mudah dan cepat mengadopsi IKD, serta berkontribusi dalam mendukung digitalisasi layanan publik di Indonesia," kata dia menutup perbincangan. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar