Mukomuko - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu terus berbenah. Inovasi-inovasi bermunculan guna mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukannya. Tak terkecuali ‘Kuwau Padek’, inovasi layanan informasi administrasi kependudukan (Adminduk) yang baru dilaunching Dinas Dukcapil Mukomuko.
Kuwau Padek merupakan singkatan dari ‘Kupakai Whatsapp untuk Pelayanan Administrasi Kependudukan’. Warga bisa memanfaatkan inovasi tersebut untuk bertanya-tanya seputar layanan adminduk melalui nomor 085273199139.
Disampaikan oleh Kepala Dinas Dukcapil Mukomuko, Badri Rusli, sejatinya Kuwau Padek dapat digunakan untuk mempermudah dan menhemat waktu mengurus dokumen kependudukan.
“Jadi dengan aplikasi ini, sebelum ke kantor Dukcapil masyarakat bisa menanyakan kepada petugas apa saja syarat-syarat yang harus dibawa untuk membuat dokumen kependudukan dan melengkapinya, sehingga masyarakat tidak perlu bolak-balik karena ada syarat yang kurang seperti kebanyakan kasus selama ini,” katanya, Senin (28/10/2019).
Melalui layanan berbasis whatsapp itu pula, masyarakat bisa melampirkan syarat-syarat pembuatan dokumen kependudukan secara digital sehingga dapat memangkas antrian yang panjang di kantor Dinas Dukcapil Mukomuko.
“Jadi setelah mengirim persyaratan via whatsapp, warga tinggal menyerahkan syarat asli dan mengambil dokumennya tanpa perlu antri lagi di Dukcapil,” jelasnya.’
Dilaunching bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda 2019, Kuwau Padek kini menjadi primadona inovasi pelayanan administrasi kependudukan di Mukomuko. Hal itu disampaikan oleh Bupati Mukomuko, Choirul Huda, kala membuka acara Launching Kuwau Padek.
“Kita ke depan nantinya semua pelayanan kita memakai digital. Penggunaan teknologi ini untuk memberikan kemudahan terhadap masyarakat termasuk juga pelayanan-pelayanan pengurusan KTP-el, KK, dan juga nantinya seluruh komponen pemerintahan menggunakan teknologi yang ada sehingga pelayanan lebih mudah, cepat dan efisien,” ungkapnya.
Ia berharap masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi ini dengan sebaik-baiknya untuk menggenjot kesadaran adminduk yang setinggi-tingginya. Tidak ada lagi alasan warga sampai di kantor Dinas Dukcapil tapi harus pulang lagi ke rumah karena persyaratan yang dibawa kurang lengkap.
“Masyarakat yang jauh dari kantor Dinas Dukcapil kadang-kadang ada kekurangan persyaratan mereka harus balik lagi ke rumah, maka untuk mengantisipasi hal itu mereka bisa menggunakan whatsapp ini untuk pelayanan,” tutupnya. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.