Jayapura - Salah satu prioritas program kerja Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri adalah peningkatan cakupan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Sejalan dengan program kerja tersebut, Dukcapil Kabupaten Jayapura gencar lakukan jemput bola untuk meningkatkan cakupan kepemilikan KIA.
Kepala Dinas Dukcapil Jayapura, Herald Berhitu menjelaskan, kepemilikan KIA pada 2021 belum mencapai target sehingga kegiatan jemput bola kembali dilaksanakan di tahun 2022.
“Target cakupan kepemilikan KIA nasional adalah 40 persen, namun hingga saat ini cakupan kepemilikan KIA di Kabupaten Jayapura baru mencapai 14 persen," ujar Herald.
Pada Oktober 2022, perekaman KIA di Jayapura mencapai lebih 1.600 anak yang terdaftar berkat strategi jemput bola.
"Karena KIA kemarin lagi belum capai target sehingga saya buat strategi peningkatan dokumen administrasi kependudukan jemput bola di lapangan," ujar Herald di Kantor Bupati Jayapura, Sentani, Senin (7/11/2022).
Untuk lebih menggerakkan kegiatan jemput bola Dukcapil Jayapura menjalin kerja sama dengan berbagai sekolah di Kabupaten Jayapura.
Kegiatan jemput bola KIA ini adalah salah satu wujud pelaksanaan program Dukcapil Goes to School.
Direktur Pendaftaran Penduduk yang ditemui di Kantor Ditjen Dukcapil Pasar Minggu menyampaikan bahwa setiap Dinas Dukcapil di daerah harus pro aktif dan berinovasi agar cakupan KIA dapat meningkat dan minimal mencapai target 40 persen tahun 2022.
"Strategi peningkatan kepemilikan KIA selain dengan jemput bola di sekolah, dapat dengan melakukan kerjasama dengan pihak pemerintah atau swasta untuk memberikan insentif atau keuntungan apabila memiliki KIA. Seperti jika ke Gramedia mendapatkan diskon 10 persen jika menunjukkan KIA," jelas Yama.
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh turut menyampaikan, program ini merupakan tindaklanjut dari arahan Presiden RI Joko Widodo kepada Mendagri Muhammad Tito Karnavian, untuk memberikan kartu identitas semua usia. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.