Luwuk - Melayani sampai titik terjauh. Itulah tekad Ditjen Dukcapil saat datang ke Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Bersama Dinas Dukcapil Banggai Tim Jemput Bola Adminduk Ditjen Dukcapil menyambangi dua kecamatan yakni Toili, dan Kecamatan Balantak Utara, 99 kilometer dari ibu kota Banggai, Luwuk, dan dapat ditempuh dengan perjalanan darat selama 3 jam.
Di Kecamatan Balantak Utara pada 1-2 Agustus 2024, Tim Dukcapil sengaja dibagi dua kelompok demi menjangkau lebih banyak masyarakat disana. Yaitu di Desa Kampangar, dan Desa Toweer.
Layanan pun sempat bergeser dari Desa Kampangar ke Desa Pulau Dua, lantaran kendala tidak terhubung dengan jaringan internet. Bahkan bukan cuma kendala jaringan, listrik pun sempat padam.
Namun hal tersebut dapat teratasi dan masyarakat pun dengan sabar menunggu. Sebab, kesempatan seperti inilah yang ditunggu-tunggu.
Salah satu warga yang dilayani adalah Suhban Mboila (22), seorang penyandang disabilitas mental. Ia datang bersama perangkat desa untuk merekam biometrik KTP-el. Khusus untuk Suhban, tim Dukcapil harus melakukan pendekatan pelan-perlan agar ia tetap tenang hingga sukses dilakukan perekaman KTP-el.

Kadis Dukcapil Prov. Sulawesi Tengah, Andi Hajidin, turut meninjau langsung layanan jemput bola di Balantak Utara ini. "Kami berterimakasih dan sangat mendukung layanan ini. Dan yang perlu diprioritaskan adalah warga seperti Saudara Suhban ini, dan warga lain pasti memahami," kata Andi.
Di tempat terpisah, Direktur Dafdukcapil Akhmad Sudirman Tavipiyono mengatakan, layanan adminduk jemput bola ini melayani seluruh masyarakat tanpa terkecuali. "Seluruh lapisan masyarakat akan dilayani semua kebutuhan adminduknya. Kita berikan layanan gratis sekaligus non diskriminasi," terang Tavip.
Hal ini sejalan dengan arahan Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi agar layanan adminduk dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. "Karena dokumen kependudukan merupakan hak setiap penduduk yang harus diberikan dan dipenuhi oleh negara," kata Dirjen Teguh Setyabudi. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar