Magelang - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) terus berupaya menghadirkan layanan terbaik terkait Administrasi Kependudukan bagi setiap warga negara. Kali ini, Dukcapil hadir melalui jemput bola pelayanan dokumen kependudukan pada Festival Tlatah Bocah XIII 2019 di Kabupaten Magelang yang dilaksanakan pada tanggal 19 hingga 25 Agustus 2019.
Festival Tlatah Bocah sendiri merupakan Festival Seni Anak-anak tahunan dengan tujuan mengampanyekan hak anak, keberagaman, toleransi dan kearifan lokal. Ditjen Dukcapil bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Magelang memfasilitasi permohonan bantuan dari pihak festival seni anak tersebut untuk memberikan pelayanan terbaik dalam melengkapi dokumen kependudukan kepada masyarakat.
Direktur Pendaftaran Penduduk Ditjen Dukcapil, David Yama mengatakan kegiatan jemput bola ini wujud pemerintah dalam memenuhi hak warga negara dalam hal kepemilikan dokumen kependudukan. Jemput bola ini diutamakan bagi warga yang belum melakukan perekaman Kart Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).
“Perekaman KTP-el sasarannya adalah penduduk wajib KTP-el sampai dengan tanggal 31 Desember 2019 belum pernah rekam di wilayah Kabupaten Magelang dan luar wilayah Kabupaten Magelang,” ujar David.
Dengan adanya jemput bola ini sekaligus menjadi ajang Ditjen Dukcapil dalam mensosialisasikan informasi yang lebih jelas tentang pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan kepada seluruh masyarakat. Antusiasme juga terlihat dari para masyarakat Magelang mulai dari siswa-siswi SMA/SMK hingga anggota dari grup kesenian dari daerah luar Kabupaten Magelang yang pentas di Festival Tlatah Bocah.
Dari kegiatan jemput bola ini Dukcapil berhasil melakukan perekaman KTP-el sebanyak 692 warga, mencetak 482 keping KTP-el, mencetak Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 534 keping, mencetak Kartu Keluarga (KK) sebanyak 150 lembar, mencetak Akta Kelahiran 106 lembar dan mencetak 33 lembar Akta Kematian. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.