Jakarta - Menteri Dalam Negeri Prof. H.M. Tito Karnavian mengimbau segenap jajarannya agar melakukan "Social Distancing Measures" atau menjaga jarak kontak fisik dengan yang lain. Hal ini demi mengurangi risiko penularan Covid-19 atau virus Corona yang sudah dinyatakan organisasi kesehatan dunia, WHO sebagai pandemi dunia
Senada dengan Mendagri, demi mencegah wabah Corona, Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh mendorong jajaran Dukcapil tetap melayani publik dengan baik dengan mengutamakan layanan online.
Masyarakat bisa mengajukan permohonan dokumen kependudukan secara online, dan dokumennya pun dikirim online dengan PDF sehingga penduduk bisa mencetak di rumah.
"Aplikasi Dukcapil yang mencetak dokumen dengan kertas HVS A4 80 gram dapat digunakan. Kepala Dinas saya persilahkan mengatur sesuai kondisi setempat. Prinsipnya dihindari pengumpulan atau berkerumunnya orang," pesan Dirjen Dukcapil.
Khusus layanan KTP-el karena ada kontak fisik secara langsung, Prof. Zudan berpesan agar ditunda 2 sampai dengan 3 pekan ke depan. Kecuali untuk hal yang sangat urgent layanan dapat diberikan.
Untuk itu, setelah digunakan perekaman maksimal harus ada perlakuan khusus kepada petugas, alat dan pemohon.
"Alat untuk melakukan perekaman diberikan desinfektan secara rutin. Petugas pun harus rutin dan sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, begitu juga pemohon. Diupayakan ada thermal gun untuk mengukur suhu tubuh di pintu masuk kantor," kata Dirjen Zudan mengingatkan.
Selanjutnya, kepada Kadis Dukcapil, Zudan menginstruksikan dapat membuat pengumuman agar masyarakat yang tidak sangat urgent dapat menunda pengurusan dokumennya. "Yang urgent tetap dilayani. Misalnya untuk sekolah, mengurus BPJS atau urusan rumah sakit," pungkas Zudan.
Sementara itu, di kantor Ditjen Dukcapil Kemendagri, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, imbauan Mendagri Tito agar menjaga jarak kontak fisik dengan yang lain, langsung dilaksanakan dengan baik.
Tampak Dirjen Dukcapil Prof. Zudan dan Sesditjen Dukcapil Dr. I Gede Suratha ikut di scan suhu tubuh dengan thermal scanner oleh petugas Pamdal. Kemudian dilanjutkan membersihkan tangan dengan desinfektan atau hand sanitizer yang disediakan di pintu masuk.
Tak lupa Sesditjen Gede memberi contoh bersalaman gaya Namaste tanpa saling menyentuh.
Kebiasaan baru ini diikuti seluruh karyawan Ditjen Dukcapil dan berlaku untuk dua pekan ke depan. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.