Jakarta — Layanan jemput bola dalam administrasi kependudukan berakar pada semangat proaktif, inklusif, dan humanis. Ia bukan sekadar strategi teknis, melainkan cerminan dari nilai-nilai pelayanan publik yang berpihak pada warga, terutama yang terpinggirkan oleh jarak, akses, atau kondisi sosial.
Itu sebabnya di sejumlah Dinas Dukcapil kabupaten/kota di seluruh Indonesia digelar layanan aktif dan antisipatif ini demi menempatkan warga sebagai subjek yang berhak dilayani, bukan objek yang harus datang dan tunduk pada birokrasi.
Berdasarkan catatan Tim Media Ditjen Dukcapil berikut jadwal layanan jemput bola Dinas Dukcapil di daerah 1-7 September 2025:
1. Dukcapil Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, melakukan layanan perekaman KTP-el bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Handil Birayang Atas, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (1/9/2025).
2. Dukcapil Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Senin (1/9/2025), berlokasi di RSUD Mohammad Anwar dilakukan layanan "Kare Mator", yakni perekaman pasien penyandang disabilitas.
3. Dukcapil Kota Cirebon, melakukan layanan Perekaman KTP-el bagi pemilih pemula atau yang berusia 17 tahun. Lokasi pelayanan berada di SMA Negeri 6 Kota Cirebon, Senin (1/9/2025).
4. Dukcapil Kota Metro, Provinsi Lampung, di Lapangan Banjarsari dilaksanakan layanan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada acara Pasar Tani Metro Bahagia, Senin (1/9/2025).
5. Dukcapil Kabupaten Bantul juga tak mau ketinggalan melakukan jemput bola perekamanKTP-el bagi ODGJ dan penyandang disabilitas di Kapanewon Pandak dan Kapanewon Srandakan, Selasa (2/9/2025).
6. Masih di Cirebon, pada Selasa (2/9/2025), Dinas Dukcapil di Kota Udang ini melakukan pelayanan jemput bola untuk pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), di Kelurahan Jagasatru Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Di hari yang sama pelayanan keliling pencetakan Akta Kelahiran dan Akta Kematian dilakukan Disdukcapil Kota Cirebon di RW 01, Kebon Baru Utara, Kelurahan Kebon Baru.
7. Disdukcapil Lampung Timur, melakukan pelayanan RAMAH (Rekaman Bagi Masyarakat Berkebutuhan Khusus) di Desa Tanjung Inten, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur
Rabu (3/9/2025). Layanan berupa perekaman door to door dan pencetakan KTP-el bagi lansia, orang sakit dan disabilitas.
8. Kembali ke Kota Cirebon dilaksanakan pelayanan perekaman KTP-el bagi pemilih pemula di SMA Negeri 5, pada Rabu (3/9/2025).
9. Selanjutnya pada Kamis (4/9/2025), dilakukan pelayanan Jemput Bola KIA, lokasi di Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.
10. Dukcapil Kabupaten Bantul mengadakan layanan jemput bola perekaman bagi pemilih pemula atau penduduk berusia 17 tahun di SMK 1 Pundong, Bantul, DIY, Kamis (4/9/2025).
11. Dukcapil Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung menggelar jemput bola layanan Adminduk di Desa Bukit Layang, Kecamatan Belinyu, pada Kamis (4/9/2025).
12. Dukcapil Kota Madiun, Jawa Timur, melakukan pelayanan jemput bola berupa rekam/cetak KTP-el dan cek biometrik untuk ODGJ, di Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Jumat (5/9/2025).
13. Dukcapil Kabupaten Mappi, Papua Selatan, di Gereja Eden Kepi, bakal dilaksanakan layanan “PAPEDA” (Penerbitan Akta Perkawinan, KTP-el dan Kartu Keluarga), pada Sabtu (5/9/2025),
14. Kembali ke Dinas Dukcapil Kota Metro pada acara Car Free Day bakal melayani Aktivasi Identitas Kepentingan Digital (IKD) di Taman Merdeka Kota Metro, Minggu (7/9/2025).
15. Di hari yang sama, Dukcapil Kota Metro menggelar layanan Aktivasi IKD pada Kegiatan Gebyar Hari Jadi Laskar Lampung Indonesia ke-2 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Metro, berlokasi di Lapangan Banjarsari, Kota Metro, Minggu (7/9/2025).
Direktur Dafdukcapil Muhammad Farid menyatakan, dengan layanan jemput bola negara hadir secara nyata di desa terpencil, komunitas adat, kawasan kumuh, atau daerah bencana. "Ini adalah bentuk konkret dari negara yang tidak hanya ada di kantor, tapi juga di lapangan," kata Farid.
Dirjen DUkcapil Teguh Setyabudi dalam berbagai kesempatan menyatakan masih banyak warga yang tidak memiliki waktu, biaya, atau kemampuan untuk mengurus dokumen kependudukan. "Jemput bola menjawab tantangan ini dengan pendekatan yang adaptif dan empatik. Budaya birokrasi pun bertransformasi dari yang semula pasif dan menunggu, menjadi aktif dan melayani," demikian Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar