Jakarta - Seiring perubahan nomenklatur dan makin meningkatnya kapasitas kerja di Direktorat Fasilitasi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan (FPD2K), maka Kementerian Dalam Negeri melakukan pemekaran Unit Kerja Eselon II di Ditjen Dukcapil itu. Pemekaran ini menyesuaikan dengan Permendagri Nomor 137 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Dalam Negeri.
Hal itu ditandai dengan dilantiknya tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Ditjen Dukcapil oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro. Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jumat (5/5/2023).
Saat ini Direktorat FPD2K dipecah menjadi dua direktorat, yaitu Direktorat Integrasi Data Kependudukan Nasional, dan Direktorat Integrasi Data Kependudukan Daerah. Dengan adanya pemekaran ini, diharapkan kinerja Ditjen Dukcapil lebih efektif dalam menangani pemanfaatan data kependudukan bagi lembaga pusat dan daerah.
Drs. Akhmad Sudirman Tavipiyono, MM, MA yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur FPD2K sekarang mengemban amanah baru sebagai Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional.
Adapun Dr. Ir. David Yama, M.Sc, MA yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pendaftaran Penduduk (Dafduk) kini menjabat sebagai Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah.
Selanjutnya Direktorat Dafduk dan Direktorat Pencatatan Sipil (Capil) digabung menjadi Direktorat Dafduk dan Capil sekarang dipimpin oleh Dr. Handayani Ningrum, SE, M.Si sebagai Direktur.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menjelaskan dengan perubahan nomenklatur tersebut di DItjen Dukcapil terdapat 6 Unit Kerja Eselon II yakni Direktorat PIAK, Direktorat Bina Arapatur Dukcapil, Direktorat Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Direktorat Integrasi Data Kependudukan Nasional, Direktorat Integrasi Data Kependudukan Daerah, dan Sekretariat Ditjen Dukcapil.
Dirjen Teguh berharap perubahan nomenklatur di Ditjen Dukcapil membuat kinerja Dukcapil secara keseluruhan semakin bagus.
Dirjen Teguh Setyabudi pun mengajak ke-6 UKE.II di lingkup Ditjen Dukcapil untuk terus berakselerasidan melaju di semua kondisi dalam menjalankan fungsi dan tugas masing-masing. Menurut Teguh, ibarat perahu Dukcapil memiliki kemampuan untuk berlayar dan melaju kencang di lautan.
"Saya berharap Dukcapil mampu lincah berakselerasi, melaju di semua kondisi lautan. Tetap melaju di perairan tenang, maupun menyalip di tengah badai. Intinya, sekali layar terkembang, terus melaju menempati posisi terbaik," kata Dirjen Teguh. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.