Cilacap — Kunjungan kerja Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi ke daerah bertujuan untuk memastikan pelayanan kependudukan berjalan prima dan merata, sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam melindungi hak konstitusional warga atas dokumen kependudukan, sekaligus memperkuat konsolidasi data nasional. Untuk itulah Dirjen Teguh Setyabudi berkenan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Dukcapil dan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Cilacap, Jumat (23/1/2026).
Kehadiran Dirjen beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Cilacap, Anisa Fabriani, bersama jajaran pejabat struktural dan staf di kantor Disdukcapil setempat.
Kunjungan ini diawali dengan peninjauan Dirjen Dukcapil ke fasilitas layanan administrasi kependudukan secara online yang dilayani tak kurang 17 petugas teknis. "Awalnya saya heran kok kantor Dinas Dukcapil sepi. Ternyata penduduk yang memerlukan dokumen kependudukan lebih banyak dilayani secara online ketimbang yang datang langsung. Saya apresiasi langkah ini agar bisa direplikasi Dinas Dukcapil daerah lain," tutur Dirjen Teguh Setyabudi.

Usai itu Dirjen Teguh memimpin pertemuan dengan jajaran Disdukcapil Cilacap dan menyimak pemaparan lengkap Kadis Anisa Fabriani mengenai capaian kinerja, inovasi pelayanan, serta rencana penguatan layanan administrasi kependudukan tahun 2026.
Kadis Dukcapil Cilacap ini menegaskan bahwa pelayanan adminduk di wilayahnya kini semakin dekat dengan masyarakat melalui penguatan UPTD Pelayanan Admindukcapil di lima distrik (Cilacap Kota, Jeruklegi, Majenang, Kroya, dan Sidareja). "Dengan adanya UPTD, masyarakat di kecamatan-kecamatan terjauh tetap dapat mengakses layanan dasar seperti penerbitan KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Akta Kematian tanpa harus menempuh perjalanan panjang ke kantor induk," jelas Febri, sapaan akrapnya.
Selain itu, pelayanan adminduk juga menjadi bagian dari program prioritas Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman tahun 2026, yang menekankan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Program tersebut mencakup pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan Non-PBI, pembangunan infrastruktur jalan kabupaten dan desa, serta pelayanan adminduk berbasis online yang cukup diselesaikan di tingkat kecamatan.
Kadis Febri menambahkan bahwa Disdukcapil Cilacap setiap tahun berkomitmen menyiapkan pelayanan adminduk terdekat dengan masyarakat melalui pengadaan sarana prasarana, seperti alat perekaman dan cetak KTP-el, serta mobil pelayanan keliling. "Tahun 2025, empat mobil pelayanan adminduk keliling telah dioperasikan di UPTD Jeruklegi, Kroya, Sidareja, dan Majenang untuk menjangkau desa-desa terpencil," ungkapnya
Inovasi Dolan Teluk Penyu
Dalam paparannya, Kadis juga menyampaikan inovasi unggulan Dolan Teluk Penyu (Dokumen Online Tekan Telunjuk Permohonan Nyusul Metu) yang diluncurkan sejak 2023. Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan secara online melalui aplikasi Android dan website. Layanan Dolan Teluk Penyu mencakup akta kelahiran, akta kematian, perubahan data, pindah masuk, dan pindah keluar.
"Fitur unggulan Dolan Teluk Penyu antara lain: Arsip digital terenkripsi; Proses cepat '1 hari jadi'; Sistem tracking permohonan; Alur pelayanan yang mudah," papar Febri.
Dari Dolan Teluk Penyu lahir sejumlah inovasi turunan yang berkesinambungan, yaitu: PACARMU SARAH (Paket Cara Mudah Sampai di Rumah), yakni pengiriman dokumen adminduk melalui POS/JNE dengan sistem COD. Termasuk pelayanan Garasi: edukasi, adaptasi, dan sosialisasi untuk mengubah kebiasaan masyarakat dari layanan offline ke layanan online. Serta yang menarik Loket Desa (Maria Mercedes Jaritan): pelayanan adminduk berbasis web yang diakses oleh petugas desa/kelurahan untuk memfasilitasi warga di wilayahnya.
Usai paparan Kadis Febri, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi memberikan pengarahan kepada jajaran Disdukcapil Cilacap. Dirjen Teguh menekankan pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang semakin dekat dengan masyarakat, cepat, dan bebas biaya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013.
“Administrasi kependudukan adalah hak dasar setiap warga negara. Tidak boleh ada pungutan liar, tidak boleh ada diskriminasi. Semua layanan harus gratis, cepat, dan akurat. Saya mengapresiasi inovasi Disdukcapil Cilacap yang sudah menghadirkan layanan digital dan jemput bola hingga ke desa-desa. Inilah wujud nyata negara hadir untuk rakyat,” tegas Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi.
Dirjen juga mendorong agar seluruh jajaran terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, sekolah, dan instansi terkait, sehingga dokumen kependudukan dapat diterbitkan secara lebih mudah dan terintegrasi.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan arahan teknis Dirjen Teguh sekaligus motivasi agar pelayanan publik di bidang kependudukan di Cilacap semakin PRIMA: Berorientasi Pelayanan, Responsif, Inovatif, Melayani dan Akuntabel.
“Mari kita jadikan pelayanan administrasi kependudukan sebagai wajah nyata kehadiran negara. Dukcapil harus hadir dengan senyum, dengan solusi, dan dengan integritas. Dari Cilacap kita tunjukkan bahwa pelayanan publik bisa maju, modern, dan membanggakan bangsa,” demikian Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi memungkasi arahannya. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar