Jakarta - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang, Jawa Tengah, adalah salah satu Disdukcapil yang mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat. Ini lantaran Disdukcapil Kota Semarang terus memberikan inovasi baru untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini.
Dalam kesempatan pagi ini, Jumat (4/3/2022) Disdukcapil Kota semarang diberikan kesempatan untuk menjadi narasumber dalam acara Dukcapil Belajar Sesi 9 dengan tema SILANTANG atau Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Terintegrasi dan Online.

Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang, Abdul Haris, mengatakan Si Lantang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan Administrasi Kependudukan
"Jadi masyarakat Kota Semarang khususnya tidak perlu repot lagi di masa pandemi ini, cukup hubungi layanan online di kami," ucapnya melalui Zoom Meeting yang dihadiri 840 partisipan tadi pagi.
Abdul menambahkan pihaknya juga membuat inovasi pelayanan Adminduk yaitu aplikasi SiD’Nok (Sistem Informasi Dukcapil Online Kependudukan). Dalam aplikasi tersebut masyarakat bisa mengurus berbagai macam dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, akta kematian, Kartu Identitas Anak, KK, Pindah Keluar, Pindah Datang, Update Data, dan mengurus perekaman KTP-el pastinya.
"Masyarakat Kota Semarang hanya tinggal mengunduh atau mendownload dengan mudah Aplikasi SiD'Nok melalui Google PlayStore agar bisa mengurus data Adminduk secara online," ucap Plt. Disdukcapil Semarang.
Terhadap dua inovasi tersebut, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, inovasi ini sangat bagus untuk menjangkau semua segmen masyarakat.
Dalam berbagai kesempatan Dirjen Zudan Arif Fakrulloh senantiasa menekankan pentingnya inovasi dalam pelayanan adminduk.
"Dalam layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, inovasi mutlak dilakukan. Hal ini bermuara kepada layanan dengan mengedepankan nilai-nilai seperti nilai tambah, kecepatan serta peningkatan kualitas untuk mewujudkan masyarakat bahagia," kata Dirjen Zudan. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.