Tarempa - Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah (IDKD) David Yama menyampaikan salam khusus dari Ibunda tercintanya kepada masyarakat Provinsi Kepulauan Riau, wabil khusus di Kabupaten Kepulauan Anambas. Dalam acara Pembinaan dan Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan Tahun 2023 di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (11/5/2023), Direktur Yama sedikit menjelaskan peran sang Ibu dalam pembentukan Provinsi Kepri yakni turut merumuskan UU No. 25 Tahun 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepri.
"Saat itu ibu saya menjabat Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah turut mengawal pembentukan Provinsi Kepri sebagai provinsi ke-32 di Republik Indonesia dengan ditetapkan oleh DPR RI berdasarkan Undang-Undang No.25 Tahun 2002, tepatnya pada tanggal 24 September 2002," jelas Direktur David Yama disambut tepuk tangan hadirin. Saat ini, Prof. Triyuni Soemartono menjabat Ketua Program Pasca Sarjana Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).
Direktur Yama pun memuji langkah Kabupaten Kepulauan Anambas yang terus bertranformasi bergerak dan berinovasi. "Salah satunya adalah rencana yang sangat hebat untuk membuat layanan Adminduk di tingkat desa dengan program Smart Village atau Desa Pintar," ungkap Yama.

Artinya, akses layanan adminduk semakin dekat hingga ke titik paling depan ke masyarakat. "Hal ini sangat terpuji, mengingat secara geografis Anambas yang berpulau-pulau. Anambas terdiri dari 10 kecamatan antarpulau yang bisa ditempuh selama 6 jam. Dari 10 kecamatan itu terdiri 52 desa dan 2 kelurahan semua terhubung dengan smart village secara online," kata David Yama.
"Saya apresiasi inovasi yang sangat cerdas dari Kabupaten Anambas. Masyarakat tidak perlu datang ke Dinas Dukcapil di Terempa, tetapi cukup datang ke kantor desa terdekat," katanya.
Apalagi di Disdukcapil Kabupaten Anambas di Tarempa, sudah ada jaringan komunikasi data (Jarkomdat) dengan SIAK terpusat dari Jakarta, dan hampir 100 persen desa/kelurahan di Anambas terhubung dengan jaringan internet supercepat. "Persyaratan layanan tingkat aplod melalui aplikasi atau melalui Whatsapp (WA) saja. Ini sangat menghemat biaya ongkos, menghemat waktu, dan bebas risiko kecelakaan di jalan. Salah satu inovasi mudahnya mengirim dokumen kependudukan lantaran ada barcode yang bisa di-scan," tutur Yama.
Direktur IDKD ini juga menjelaskan salah satu inovasi yang sedang digalakkan Ditjen Dukcapil Kemendagri, adalah Identitas Kependudukan Digital (IKD). "Bukan hanya di hape Android, bulan Mei ini iPhone dengan sistem operasi IOS akan bisa digunakan. Target 23 Mei akan dilaunching di MPP Digital Kabupaten Banyuwangi, diikuti oleh peluncuran 27 MPP digital di seluruh Indonesia," ungkap Yama.

Dalam kesempatan tersebut, Yama menyampaikan oleh-oleh Ditjen Dukcapil berupa 10 ribu keping blanko KTP-el untuk Disdukcapil Kabupaten Anambas. Penyerahan secara simbolis itu diterima oleh Bupati Anambas Abdul Haris.
Untuk menghormati David Yama dengan jabatan barunya sebagai Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah, Pemkab Anambas mendaulat Yama menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Data Kependudukan antara Disdukcapil Anambas dengan RSUD Tarempa.
Sementara Bupati Anambas Abdul Haris menyampaikan terima kasih kepada David Yama. "Sejak pertama kali dilantik menjadi Direktur Integrasi Kependudukan Daerah, Pak Yama langsung melakukan kunker ke Anambas. Hati dan pikiran serta ilmu beliau dicurahkan yang pertama kali untuk masyarakat Anambas," kata Bupati Abdul Haris.
Dalam pidatonya Abdul Haris berpesan agar jajaran Pemda Kabupaten Anambas segera memperbaiki jaringan internet di desa/kelurahan. "Berikan pelayanan yang prima kepada masyarakat hingga tingkat desa. Semua bisa diwujudkan dengan kolaborasi dan kerja bersama, tidak hanya oleh Disdukcapil Anambas tetapi seluruh perangkat kecamatan, desa dan kelurahan. Hal ini sesuai dengan pantun: 'Kayuh serentak langkah sebijak'," kata Abdul Haris Bupati Kepulauan Anambas memungkasi pesannya. Dukcapil***

Komentar
Komentar di nonaktifkan.