Jakarta — Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) akan menyelenggarakan Rilis Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025.
Acara bertema "Potret Keragaman Wajah Indonesia dalam Satu Data Kependudukan Nasional" ini bakal berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Sejumlah para pejabat tinggi Kementerian/Lembaga, mitra strategis, media nasional, serta seluruh jajaran Disdukcapil daerah akan hadir secara luring maupun daring.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyatakan, rilis DKB merupakan agenda rutin yang menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas data kependudukan sebagai basis utama pelayanan publik, perencanaan pembangunan, dan transformasi digital nasional.
"Data kependudukan bersih bukan sekadar data yang dinamis, tapi sekaligus sebagai jantung dari pelayanan publik yang berkeadilan. Dengan DKB, kita memastikan setiap warga negara hadir dalam data, terlindungi haknya, dan terlayani kebutuhannya. Inilah fondasi kuat yang kita bangun bersama menuju Indonesia Emas 2045," kata Dirjen Teguh Setyabudi di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Dirjen Dukcapil menjelaskan, DKB adalah data konsolidasi bersih yang dihimpun dari seluruh database kependudukan di tingkat pusat dan daerah. Proses ini melibatkan pembersihan data ganda, validasi identitas, serta sinkronisasi dengan berbagai lembaga pengguna.
Adapun tujuannya, untuk menyediakan data kependudukan yang valid sebagai dasar perencanaan pembangunan, pelayanan publik, dan transformasi digital. "DKB memastikan bahwa setiap penduduk memiliki identitas tunggal berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga data menjadi akurat, mutakhir, dan bebas dari duplikasi," kata Teguh Setyabudi.
Ditjen Dukcapil merilis DKB setiap semester, yakni dua kali setahun untuk memastikan transparansi dan keterbaruan data.
Apa manfaatnya bagi hajat hidup masyarakat banyak? Dirjen Teguh kembali menjelaskan sejumlah manfaat langsung Data Kependudukan Bersih bagi kepentingan bangsa. Antara lain, untuk memastikan akses layanan publik yang lebih cepat dan tepat sasaran, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial.
"Dengan DKB yang terkonsolidasi, ini memperkuat perlindungan sosial, sehingga program pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain juga menjadi tulang punggung menuju Indonesia Emas 2045, di mana data kependudukan yang handal dan akurat akan menopang kebijakan strategis, inovasi digital, dan pembangunan berkelanjutan," kata Dirjen Dukcapil.
Lebih dari itu, DKB juga mendukung inklusi keuangan dan ekonomi digital, karena data kependudukan menjadi fondasi verifikasi identitas dalam transaksi perbankan, fintech, dan e-commerce.
Sebagai informasi, rangkaian acara Rilis DKB Semester II 2025 akan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB dengan agenda: Registrasi peserta dan pembukaan, Rilis resmi DKB Semester II Tahun 2025 oleh Dirjen Dukcapil, Seminar motivasi oleh Jamil Azzaini, dan Buka Puasa Bersama serta ramah tamah dengan nuansa musik Islami.
Seluruh informasi mengenai acara Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 dapat diakses melalui tautan resmi: https://linktr.ee/RilisDataKependudukan.
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar