Solo - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, dan Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Prof. Jamal Wiwoho, berkomitmen membangun sumber daya manusia (SDM) Dukcapil yang profesional.
Hal itu diucapkan oleh kedua belah pihak dalam acara Serah Terima Laboratorium Adminduk (Administrasi Kependudukan) di Gedung Vokasi UNS, Kota Surakarta, Selasa (09/03/2021).
Dikisahkan oleh Rektor Jamal, komitmen pembangunan SDM Dukcapil profesional telah menjadi agenda lama yang terus didiskusikan dengan Dirjen Zudan.
Asal-usulnya, lanjut Jamal, tidak lain adalah keinginan untuk menciptakan suatu strata akademik yang bertujuan menghasilkan SDM siap-pakai di dunia pelaksanaan Adminduk.
“Komitmen bersama tersebut pada akhirnya terwujud secara nyata dengan berdirinya program studi Diploma-4 Demografi dan Pencatatan Sipil pada tahun akademik 2017/2018,” ujar Jamal.
Komitmen pembangunan SDM Dukcapil profesional kemudian diperkuat dengan terbangunnya laboratorium Adminduk yang baru saja diresmikan siang tadi.
Jamal berharap laboratorium Adminduk dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa D-4 Demografi dan Pencatatan Sipil UNS dalam mengoperasikan berbagai alat layanan operasional Dukcapil.
“Dengan demikian, lulusan D-4 Demografi dan Pencatatan Sipil UNS nantinya dapat lebih siap memberikan pelayanan bila terserap di berbagai instansi pelaksana Adminduk,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Dirjen Zudan menyampaikan apresiasi kepada seluruh punggawa, baik di Ditjen Dukcapil Kemendagri maupun di UNS, yang telah berjuang bersama hingga berdirinya program D-4 Demografi dan Pencatatan Sipil di UNS.
“Program studi ini penting tidak hanya untuk menghasilkan SDM Dukcapil siap-pakai, tapi juga mengembagkan dimensi ilmiah dari administrasi kependudukan itu sendiri karena SDM Dukcapil saat ini terdiri dari banyak lulusan berbagai studi,” ungkap Zudan.
“Oleh karena itu, kami perlu menciptakan iklim pembangunan SDM yang sedari awal dilatih untuk menjadi insan Dukcapil sehingga harapan besarnya dapat menghasilkan ahli administrasi kependudukan yang selama ini belum ada di Indonesia,” lanjutnya sambil menutup keterangan. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.