Jakarta - Dirjen Teguh Setyabudi mengingatkan jajaran Ditjen Dukcapil Kemendagri harus benar-benar menyiapkan sebaik-baiknya segala hal yang menyangkut infrastruktur termasuk sistem IT database kependudukan. Teguh mengatakan, meskipun Selasa (28/3/2023) menjadi hari bersejarah bagi Ditjen Dukcapil lantaran sudah waktunya berdasarkan PP No. 10 Tahun 2023 menerapkan kebijakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), namun Dukcapil harus benar-benar yakin secara infrastruktur, keamanan dan sistem sudah siap.
"Mulai besok 28 Maret 2023 dimulai untuk pertama kalinya pemberlakuan PNBP untuk pelayanan akses data Dukcapil. Namun lebih dulu Dukcapil harus memastikan benar-benar yakin betul sistem sudah siap, server harus benar-benar siap dan tidak boleh down," kata Dirjen Teguh Setyabudi.
Teguh meminta sejumlah kendala yang harus dicermati. Apalagi terkait berbagai permasalahan dan kendala yang disampaikan oleh para Kadis Dukcapil di Jabar, Selasa (21/3/2023) lalu. Kata Teguh, hal itu merupakan problem bersama dan akan ditindaklanjuti dalam pembahasan baik di Ditjen Dukcapil maupun dengan instansi terkait untuk mendapatkan solusinya.
Terhadap permasalahan anggaran Dinas Dukcapil, Teguh menegaskan, pihaknya sedang mengupayakan kembali dukungan pendanaan APBN (melalui DAK). "Kendati demikian, daerah agar tetap mengupayakan pendanaan dengan optimal dari APBD. Kami akan berkoordinasi dengan Ditjen Bina Bangda dan Ditjen Bina Keuda untuk masuk dalam Pedoman RKPD dan Pedum APBD 2024," ungkap Teguh.
Selain itu, menyangkut infrastruktur jaringan yang sudah relatif lama, pengadaan 2012-2015, Teguh mengungkapkan pihaknya sedang memikirkan mengatasi masalah sarpras tersebut. Begitu juga pihaknya memberikan atensi khusus atas perlindungan database dengan menerapkan standar internasional ISO 27001. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.